Depok > Laporan Utama

Ngaku Tim Jaguar Polres Depok, Pria Bawa Kabur Uang Rp 300 Ribu

Senin, 19 Juni 2017 10:49 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Sumber : dbs

Tim Jaguar Polresta Depok.
Tim Jaguar Polresta Depok.
Foto : istimewa

Share this








Tim Jaguar Polresta Depok dibuat berang karena ulah seorang pria yang mengaku anggotanya dan membawa kabur uang Rp300 ribu hasil penipuan dan penggelapan.

DEPOK - Seorang pria berinisial A (38) diamankan Polresta Depok setelah mengaku sebagai Tim Buser Jaguar dan melakukan aksi penipuan dan penggelapan transaksi jual-beli helm kepada korban AP (24).

 “Pelaku menjanjikan helm baru kualitas terbaik dengan banderolan harga Rp300 ribu. Saya juga diyakinkannya lantaran sering mengaku sebagai polisi dan Tim Jaguar,” cerita AP seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (19/06/2017).

AP menceritakan jika awalnya dia tidak mengenal pelaku, dia mengenal setelah A yang mengaku sebagai anggota tim jaguar polresta Depok menawarkan helm, uang sudah diberikan namun barang tak kunjung datang.

“Awalnya sih enggak kenal. Dia nawarin helm. Tapi, sudah seminggu dia janji-janji terus. Padahal uangnya sudah diterima. Dia juga ngaku anggota Jaguar makanya, awalnya saya percaya,” tambah AP.

Korban pun semakin yakin dengan pelaku karena dalam setiap perbincangan selalu menunjukkan foto-foto senjata api dari ponselnnya.

“Ada foto yang nunjukin anggota pakai seragam mirip Jaguar lengkap pakai topeng. Ngakunya sih itu dia, tapi mukanya enggak keliatan,” bebernya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku ditangkap saat sedang adu mulut dengan korban di flyover Arif Rahman Hakim, Beji, Kota Depok. Tim Buser yang sedang melakukan operasi premanisme langsung menciduknya dan membawa ke Mapolresta Depok untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Wakil Kepala Polresta Depok, AKBP Faizal Ramadhani, menyatakan akan menindak tegas pelaku yang mengaku sebagai Tim Jaguar karena dianggap merusak citra kepolisian.

“Unsur penggelapan sudah memenuhi karena pelaku sudah menerima uang dari korban dan menjanjikan helm, tapi tak kunjung terealisasi,” ujar Faizal.

Faizal juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan iming-iming apa pun, terlebih yang mengatasnamakan anggota kepolisian.

“Tim Jaguar tidak pernah bergerak sendiri-sendiri dan setiap tugas selalu dilengkapi atribut lengkap,” tegas Faizal.

Pelaku akan disangkakan Pasal 378 dan 374 tentang Penipuan dan Penggelapan.