Depok > Laporan Utama

Kelurahan Baktijaya-Depok Utamakan Tempat Layak Anak

Senin, 20 Maret 2017 16:11 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Chandra Purnama

Ilustrasi taman anak.
Ilustrasi taman anak.
Foto : istimewa

Share this





Program tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap anak-anak di bawah umur karena kerap dieksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab.

DEPOK - Menjadikan kota layak anak merupakan prioritas program kerja di Kelurahan Baktijaya, Depok pada 2017 ini. Program tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap anak-anak di bawah umur karena kerap dieksploitasi oleh orang tidak bertanggung jawab hingga mengalami kekerasan. 

Pelaksana tugas (Plt) Lurah Baktijaya, Ismet Sutisna menerangkan, sesuai arahan dari ibu Wali Kota Depok, Elly Farida saat ini pihaknya tengah mempersiapkan beberapa program untuk mewujudkan kota layak anak. 

"Kami sekarang lagi gencar-gencarnya mewujudkan kota layak anak. Rapat dengan Posyandu dan warga sekitar, bagaimana mencari solusi untuk mewujudkan kota layak anak," kata Ismet kepada Infonitas.com di Kantor Kelurahan Baktijaya, Depok, Senin (20/3/2017).

Namun begitu, Ismet mengeluhkan, kekurangan sarana dan prasarana menjadi kendala untuk mewujudkan kota layak anak di Kelurahan Baktijaya. Misalnya, ketidak adanya lahan seperti taman bermain anak menjadi permasalahan tersendiri di wilayahnya. 

"Di sini (Kelurahan Baktijaya), engga ada taman bermain anak, semua sudah jadi pemungkiman padat penduduk. Kami hanya punya satu taman, Taman Merdeka. Tapi bisa dibilang jauh dari kata ramah buat anak, karena memang tidak terurus," ungkap Ismet. 

Baca juga ini : Wali Kota Depok Bantah Adanya Praktik Pungli di Sekolah

Untuk mengatasi permasalahan itu, sambung Ismet, pihaknya akan berkoordinasi dengan warga sekitar apakah ada dari kediamannya bisa dijadikan arena bermain anak dan tempat penampungan anak yang mengalami kekerasan. 

"Paling caranya kami jadikan rumah warga sebagai tempat untuk penampungan anak. Tapi kan susah juga cari warga yang rumahnya mau. Nanti masih kami rapatkan lagi, bagaimana kedepannya,” kata dia.