Depok > Laporan Utama

Diduga Galau, Alumni FKM UI Cantik Hilang

Kamis, 12 Januari 2017 15:15 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Apriyadi Hidayat

Mutiara Soprima (kanan) saat wisuda di Universitas Indonesia (UI).
Mutiara Soprima (kanan) saat wisuda di Universitas Indonesia (UI).

Share this





Mutiara keluar rumah sejak jam 08:00 WIB Senin lalu. Terakhir dilihat saat berada di kawasan pertigaan Al Azhar Summarecon Bekasi.

DEPOK - Empat hari sudah editor naskah disebuah percetakan yang juga alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), Mutiara Soprima, dikabarkan hilang sejak Senin (9/1/2017) lalu.

Menurut keterangan Juru Bicara UI Rifelly Dewi Astuti, Mutiara keluar rumah sejak jam 08:00 WIB Senin lalu. Terakhir dilihat saat berada di kawasan pertigaan Al Azhar Summarecon Bekasi.

"Informasi hilangnya Mutiara sudah disebar di media sosial Facebook oleh keluarga. Sampai saat ini belum ada petunjuk Mutiara ada di mana," ujar Rifelly, Kamis (11/1/2017).

Menurut informasi dari keluarganya, lanjut Rifelly, Mutiara izin sebentar keluar rumah saat itu naik motor setengah jam tanpa pakai helm. Namun, sampai hari ini tidak kembali. "Sudah menghubungi semua keluarga dan teman-temannya tapi belum ada kabar. Sudah melapor polisi Selasa sore kemarin," katanya.

Mutiara mempunyai ciri-ciri warna kulit kuning langsat, tinggi 168 cm, berat 58 kg, menggunakan behel di gigi bawah. Saat meninggalkan rumah terakhir kali, Mute menggunakan celana krem, sepatu putih kombinasi merah muda, jam tangan putih kombinasi merah muda, jilbab biru, jaket putih kombinasi hijau, syal warna ungu kembang-kembang. "Dia membawa motor Honda Beat B 6798 KXX warna putih," terangnya.

Mutiara sejak 2 Januari kemarin, memang dalam keadaan sakit. Dia demam dan sempat membawa pekerjaannya ke rumah. Mute kerja di percetakan sebagai editor naskah. "Orang tuanya menyampaikan sejak akhir pekan lalu, memang dia murung.  Setiap ditanya papa dan mamahnya hanya menjawab ada masalah anak muda," ucapnya.

Dalam akun media sosial Instagram milik mutiara dengan akun @m_soprima, ia update terakhir kali pada 30 Desember 2016 dengan postingan berjualan buku 'Pelangi di Ujung Senja'. Terlihat, Mutiara juga mengunduh video keikutsertaannya dalam Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2016 dengan keterangan 'I am with You'.

Sementara di blogspot, Mutiara banyak bercerita tentang cinta. Terakhir ia update lirik yang sepertinya lagu India berjudul 'O Saahiba, O Saahiba' (Oh yang tercinta) dengan penggalan lirik "Kuberi tahu padamu bagaimana aku melewati siang dan malam. Bagaimana aku bisa tetap sendiri, bagaimana aku melewati tanpa mu."







Depok > Laporan Utama

Sopir Ngantuk, Truk Terguling di Dekat UI

Kamis, 09 Februari 2017 11:19 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : M Nashrudin Albaany

Truk terguling di Jalan Layang Universitas Indonesia (UI), Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok, Kamis (9/2/2017) pagi.
Truk terguling di Jalan Layang Universitas Indonesia (UI), Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok, Kamis (9/2/2017) pagi.

Share this





Truk dari arah Margonda menuju Lenteng Agung. Pada saat memasuki jalan menikung, laju truk tidak terkendali hingga akhirnya terguling.

BEJI – Sebuah truk besar pembawa tanah terguling di Jalan Layang Universitas Indonesia (UI), Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok, Kamis (9/2/2017) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian ini mengakibatkan kemacetan parah lantaran badan truk menutup jalan.

Kanit Laka Lantas Polresta Depok Iptu Joko Irwanto mengatakan, kecelakaan terjadi usai sebuah truk bernomor polisi B 9309 FYV yang melaju dari arah Jalan Raya Margonda terguling sekitar pukul 03.30 WIB.

"Truk dari arah Margonda menuju Lenteng Agung. Pada saat memasuki jalan menikung, laju truk tidak terkendali hingga akhirnya terguling dan hampir menutup sebagian jalan," ujarnya saat dikonfirmasi infonitas.com melalui pesan singkat.

Joko menuturkan, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat Suroso (29), sang sopir truk mengemudi dalam keadaan mengantuk. Sehingga mengakibatkan truk oleng dan akhirnya terbalik.

"Sampai saat ini anggota kami masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Antisipasi kemacetan terjadi sambil menunggu truk dievakuasi dengan kendaraan besar," papar Joko.

Sebab, kata dia, sebelumnya sebuah mobil derek dari unit Laka Lantas Polresta Depok dan Dishub Depok yang diterjunkan ke lokasi tidak dapat mengevakuasi badan truk besar tersebut.  "Tadi sudah kami coba mengevakuasi menggunakan mobil derek tapi tidak bisa," tuntasnya.