Depok > Laporan Utama

Atasi Kenaikan Harga, Pemkot Depok Minta Warga Tanam Cabai di Rumah

Kamis, 12 Januari 2017 15:29 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi Cabai
Ilustrasi harga cabai
Foto : Nurrochmansyah

Share this








Pemkot Depok juga meminta warga agar mengurangi konsumsi cabai.

DEPOK – Semakin tingginya harga cabai di pasaran, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok mengimbau warga Kota Depok untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam cabai dan kebutuhan pokok lainnya. Dengan demikian diharapkan warga tidak kena imbas dengan kenaikan harga cabai.

"Memanfaatkan lahan untuk menanam cabai juga perlu dilakukan setiap warga. Supaya pas harga cabai naik, masyarakat tidak kebakaran jenggot. Karena kan kami tidak bisa baca situasi kapan harga cabai akan naik," ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Depok, Anim Mulyana," Rabu (11/1/2017).

Selain meminta warga untuk menanam cabai di rumah, Anim juga meminta warga agar mengurangi konsumsi cabai. Sementara itu, terkait kenaikan harga cabai saat tak lepas karena  faktor cuaca, yang menyebabkan terjadinya gagal panen petani dan naiknya tarif transportasi yang disebabkan naiknya harga BBM. "Ini sangat berpengaruh, karena otomatis akan mengurangi pasokan," tuturnya.

Dirinya mengakui, hingga saat ini pasokan cabai di Depok didatangkan langsung dari Pasar Induk Kramat Jati. Sebab, Depok belum memiliki Pasar Induk sendiri.

"Berdasarkan pantauan kami, harga cabai merah keriting di Pasar Kemiri Muka Rp 40.000, atau turun Rp 8.000 dari minggu lalu. Sedangkan untuk cabai rawit hijau Rp 90.000, naik sebesar Rp 14.000 dari minggu lalu. Dan harga cabai rawit merah Rp 130.000, naik Rp 35.000 dari minggu lalu," pungkasnya.