Depok > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Aksi Dukung Ahok di Mako Brimob Tidak Miliki Izin

Rabu, 10 Mei 2017 17:40 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter :

depok
Kepala Kepolisian Sektor Cimanggis, Komisaris Polisi Agung
Foto : Wildan Kusuma

Share this








Meski tidak ada izin, kepolisian tetap memberikan pelayanan kepada massa aksi. Salah satunya dengan mengawal para relawan tersebut.

DEPOK - Puluhan relawan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendatangi Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (10/5/2017). Kepala Kepolisian Sektor Cimanggis, Komisaris Polisi Agung menyebut aksi tersebut tidak memiliki izin. Selain itu, ia menjelaskan para relawan tersebut tidak ada komunikasi ke aparat kepolisian.

"Memang aksinya tidak berizin. Kami belum mendapat pemberitahuan soal aksi ini," kata Agung di Mako Brimob, Depok, Rabu (10/5/2017).

Meski tidak ada izin, kepolisian tetap memberikan pelayanan kepada massa aksi. Salah satunya dengan mengawal para relawan tersebut.

"Saya baik, ini hanya bentuknya melayani saja," lanjutnya.

Agung berharap, massa aksi bisa segera membubarkan diri. Dia mematok waktu hingga pukul 17.00 WIB agar massa membubarkan diri. Soal permintaan membubarkan diri, Agung mengaku sudah mengkomunikasikan dengan massa.

Baca juga : Relawan Galang KTP untuk Penangguhan Penahanan Ahok

"Kami minta membubarkan sampai jam 17.00 WIB. Karena takutnya ada massa yang provokasi. Apalagi kan personel kami tidak cukup," pungkasnya.

Seperti diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menjatuhkan putusan dua tahun penjara ke Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam amar putusan, Ahok terbukti melanggar Pasal 156a tentang Penistaan Terhadap Agama.

Sebelumnya, Ahok ditempatkan di lapas Cipinang, Jakarta Timur, usai vonis dijatuhkan. Namun, Gubernur DKI Jakarta tersebut dipindahkan ke Mako Brimob pada Rabu dini hari tadi.