Depok > Komunitas

Sword, Olahraga Ala Gym di Pinggir Jalan Depok

Jumat, 17 Maret 2017 14:16 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Chandra Purnama

Sword di Depok. (Chandra)
Sword di Depok. (Chandra)
Foto : Chandra Purnama

Share this








Tapi siapa sangka, untuk mendapatkan tubuh yang diidam-idamkan pria atau wanita bisa didapatkan di jalanan.

DEPOK - Olahraga yang membentuk otot, rupanya sudah menjadi gaya hidup di era sekarang. Malahan, banyak masyarakat berbondong-bondong mendatangi Gym atau pusat olahraga untuk berlatih menemukan bentuk tubuh yang ideal. Tapi siapa sangka, untuk mendapatkan tubuh yang diidam-idamkan pria atau wanita bisa didapatkan di jalanan.

Seperti yang dilakukan sekelompok anak muda, yang tergabung dalam Komunitas Street Workout (Sword) Depok. Komunitas yang memiliki jumlah member hingga 100 orang ini, menggunakan jalanan sebagai tempat berolahraga. Mulai dari push up, pull up, hingga shit up dilakukan hanya beralaskan tanah.

Kelvin Lokananta Nasution (20) sebagai pendiri Komunitas Sword Depok menceritakan awal pendirian komunitas tersebut. Menurut Kelvin, awalnya dia memang menyukai olahraga yang membentuk otot. Berawal dari itu, dia beserta lima rekan lainnya ikut salah satu komunitas street workout yang ada di Senayan, Jakarta Pusat.

"Lumayan lama disana, mempelajari jenis-jenis gaya berolahraga jalanan. Tapi karena lokasinya jauh, saya tinggal di Depok belum macetnya akhirnya saya engga meneruskan di sana," kata Kelvin kepada Infonitas.com di Depok, Kamis (16/3/2017) malam.

Keluar dari komunitas itu, bukan mematahkan semangat Kelvin untuk terus melancarkan hobi berolahraga. Dia dan lima kawan karib tetap rutin melakukan olahraga jalanan, tetapi kali ini dia memilih tempat di area perumahannya.

"Makin ke sini kami berlima kepikiran, kenapa enggak buat komunitas street workout di Depok. Saat itu, belum ada juga. Akhirnya kami mulai mencari-cari tempat latihan yang bisa digunakan, sekalian memperlihatkan olahraga ini kepada warga Depok," kata Kelvin.

Awalnya, sambung Kelvin, dia memilih tempat di taman yang berada di pintu masuk Kota Depok sebagai tempat latihan. Alasannya, kata dia, agar banyak masyarakat yang tertarik bergabung olahraga bersama. Namun, ide tersebut dibatalkan lantaran faktor keamanan dan banyaknya kendaraan yang lalu lalang.

Lalu, ketemulah tempat yang ideal. Yakni di Taman Merdeka, Sukmajaya, Depok. Setelah itu, pada Agustus 2015 terbentuklah Komunitas Sword yang awal mulanya beranggotakan 30 orang. Namun seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat yang tertarik dengan dengan olahraga jalanan ini.

"Untuk sekarang yang aktif ikut latihan sampai 100 orang. Bukan warga Depok aja yang bergabung disini. Ada dari Jakarta Selatan dan Timur. Mulai dari umur 17 hingga 36 tahun. Untuk gendernya juga beragam," ungkap Kelvin.

 

Pemula Sword

Ketua Komunitas Sword Depok, Arwiyandilla Gesja Supriyan (26) menjelaskan program olahraga yang dilakukan. Gesja mengatakan untuk tingkatan disesuaikan dengan kemampuan orang. Bagi pemula, tidak akan diberikan jenis olahraga yang berat.

"Olahraga ini, menjadikan berat tubuh sebagai beban dalam berolahraga. Jadi itu bisa dilakukan dengan pull up, sit up hingga push up. Kalo yang sudah mulai lama latihan, disini juga ada metode latihan freestyle," kata Gesja.

Gesja menambahkan, alat-alat yang dipergunakan untuk latihan cukup sederhana. Seperti memanfaatkan tiang-tiang yang ada di Taman Merdeka untuk melakukan pull up.

"Jadi selain memanfaatkan fasilitas yang ada di sini (Taman Merdeka), kami juga membuat sedikit wahana latihan disini," jalas Gesja.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung di Komunitas tersebut, cukup datang pada saat latihan. Kegiatan latihan ada setiap hari Selasa dan Kamis pukul 19.30 - 21.00 WIB dan hari Minggu pada pukul 14.00 sampai 18.00 WIB.

"Yang mau gabung datang aja, cukup pakai sepatu dan bawa air minum sendiri. Disini komunitas kami sifatnya kekeluargaan," ujar dia.