Cibubur > Properti

2019, Ledakan Properti di Kawasan Cibubur

Senin, 02 Juli 2018 20:38 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Sumber : DBS

Pembangun infrastruktur di kawasan Cibubur yang kian menggeliat
Pembangun infrastruktur di kawasan Cibubur yang kian menggeliat.
Foto : istimewa

Share this








Ledakan properti terjadi lantaran gencarnya pembangunan infrastruktur di kawasan ini.

CIBUBUR - Medio 1999, Cibubur menjadi kawasan favorit tempat tinggal di kawasan Jakarta Timur. Kondisi ini, tak terlepas saat ada wacana perluasan infrastruktur di wilayah Jonggol pada 1997 silam. Ujung-ujungnya, pembangunan hunian menjamur terutama di sepanjang jalur Transyogi.

Melihat arah perkembangan Cibubur, banyak pihak memprediksi bakal terjadi ledakan properti pada 2019 mendatang. Penyebabnya, dukungan infrastruktur dari dan menuju kawasan ini. Seperti, proyek LRT (Light Rail Transit) yang menghubungkan Cibubur-Cawang yang ditargetkan rampung 2019.

“Pembangunan infrastruktur transportasi di kawasan Jakarta Timur seperti Cibubur akan berpengaruh besar bagi pertumbuhan bisnis properti ke depannya,” kata Pengamat Properti Panangian Simanungkalit, melansir Kompas.com (26/11).

Menurutnya, wilayah timur Ibu Kota seperti Cibubur diuntungkan dengan proyek infrastruktur. Apalagi, jika proyek LRT terintegrasi dengan sarana infrastruktur transportasi lainnya seperti Mass Rapid Transport (MRT), Jakarta Outer Ring Road (JORR) serta Kereta Api Bandara.

Ledakan Properti Cibubur

Chef Executive Officer (CEO) Harvest City Hendry Nursalim memprediksi, kawasan Cibubur bakal terjadi ledakan properti pada 2019. Menurutnya, hal itu didorong kemudahan aksestabilitas ke wilayah tersebut.

“Banyak perumahan akan diuntungkan dan salah satunya adalah Harvest City karena termasuk sangat dekat dengan pintu tol Cimanggis-Cibitung,” jelas Hendry, melansir Kompas.com, Minggu (26/2).

Menurutnya, gencarnya pembangunan infrastruktur menjadi daya tarik para konsumen memburu properti. Dimana, mereka mencari hunian dengan kemudahan akses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Bahkan semua akses itu akan mendorong peningkatan nilai investasi rumah dan harga tanah ke depan,” terangnya.

Country General Manager Rumah123.com, Ignatius Untung menambahkan, kebangkitan pasar properti di wilayah Jakarta Timur seperti Cibubur dinilai menjadi daya tarik konsumen mencari hunian baik untuk tempat tinggal ataupun investasi.

Berdasarkan tren pencarian properti terpopuler di laman Rumah123.com miliknya, dalam lima bulan terakhir, kawasan Jakarta Timur mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Biarpun masih belum mengalahkan Tangerang dan Jakarta Selatan tetapi pencarian properti di kawasan ini naik signifikan, “ jelasnya.

Apalagi, dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan harga tanah perumahan di Jakarta Timur menempati urutan tertinggi sebesar 5,58% per tahun. Dibandingkan Jakarta Selatan sebesar 4,19%, Jakarta Pusat 4,19%, Jakarta Barat 4,15%, dan Jakarta Utara 2,85%.

"Berdasarkan rating wilayah yang dilakukan Indonesia Property Watch dengan mempertimbangkan aspek potensi wilayah dan infrastruktur, pertumbuhan harga tanah, tingkat persaingan, dan image lokasi, Jakarta Timur berada di urutan tertinggi,” tambah Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif IPW, melansir Kontan.com, Jumat (17/03).