Cibubur > Profil

Sulistiono, Manager Umum Rumah Sakit Permata Cibubur

Jumat, 23 Desember 2016 16:15 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : M Nashrudin Albaany

Sulistiono
Sulistiono

Share this





Info Karier - Anak pertama dari pasangan Margono dan Sumiyati ini mulai tertarik bidang teknik sejak lulus SMP. Lanjut ke STM dan kuliah di jurusan teknik. Awal kariernya dimulai saat sedang menyelesaikan pendidikan sarjananya. Kala itu, pria kelahiran Jakarta, 11 Juli 1977 ini bekerja di posisi maintenance di salah satu pabrik baja.

Lulus pada 2006, dirinya bergabung dengan Rumah Sakit PGI Cikini. Bertugas sebagai koordinator proyek pergantian trafo distribusi. Dia juga pernah menjadi kepala maintenance RSIA Bunda Aliyah. Lalu, RS Puri Medika. Kepala teknisi apartemen Taman Gloria. RS Yadika Pondok Bambu sebagai Kepala Bagian Sarana dan Prasarana. Akhirnya, berlabuh di RS Permata Cibubur sebagai manager umum.

Ke depan, suami dari Diah Anggasari tersebut bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses. Sukses di dunia dan di akhirat. Menurutnya, dalam mengukur kesuksesan itu ketika sudah berada diposisi yang nyaman dalam melaksanakan kegiatan ibadah. Lalu, bisa berbuat banyak, serta bermanfaat bagi banyak orang. “Motto saya adalah menjadi yang dibutuhkan, bukan yang disukai atau disenangi,” tegas pehobi traveling dan nonton bioskop ini.

Cibubur > Profil

​Andi Indra, Manager Satuan Pengawas Internal (SPI) RS Permata Cibubur

Jumat, 21 Oktober 2016 14:00 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Leny Kurniawati

?Andi Indra
?Andi Indra

Share this





Info Karier - Kariernya di mulai di dunia perbankan. Lalu, Andi pindah kerja ke perusahaan tambang. Selama 15 tahun bertugas di bagian audit internal perusahaan tambang tersebut. Dalam sebulan, mesti beberapa kali keluar kota. Mengaudit kantor cabang dari perusahaan tambang itu.

Pengalaman tersebut berguna di tempat kerjanya sekarang. Di RS Permata Cibubur. Bergabung dengan rumah sakit ini sejak Oktober 2012. Dia langsung dipercaya menjadi manajer satuan pengawas internal (SPI).

Menurutnya, pola kerjanya sama. Bedanya, dia harus mengurusi dan memeriksa seluruh kegiatan RS sesuai dengan peraturan manajemen. “Saya ingin memajukan sistem manajemen dan pelayanan rumah sakit ini menjadi lebih baik lagi,” ujar alumni STIE Yogyakarta ini.

Cibubur > Profil

Dedi Sunandar, Manager Accounting RS Permata Cibubur

Rabu, 21 September 2016 16:07 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Purwanto

Dedi Sunandar
Dedi Sunandar

Share this





Info Karier - Sewaktu masih kuliah, Dedi sudah bekerja freelance di salah satu perusahaan di Jakarta. Pada 1998, pria kelahiran Jakarta, 31 Juli 1976 ini memperoleh gelar sarjana akuntansi. Lalu, bergabung dengan perusahaan logistik di Jakarta Utara. Berbagai posisi diembannya.

Mulai Juli 2012, dia bergabung dengan RS Permata Cibubur. Posisinya sebagai kepala departemen. Baru dua bulan, Dedi dipercaya mengisi posisi manager accounting.

Bila selama duabelas tahun, Dedi selalu pulang larut, kini tak lagi. Jarak antara Cibubur dengan rumahnya di Depok relatif dekat. Kunci sukses berkarier? "Semangat, sabar dan jujur adalah kunci sukses saya dalam menekuni pekerjaan saya. Selain itu, kita harus fokus dengan apa yang kita impikan," tutupnya. 

Cibubur > Profil

Teguh Wiyono, Manajer Marketing RS Permata Cibubur

Senin, 11 April 2016 16:12 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Teguh Wiyono
Teguh Wiyono

Share this





Karir - Dunia marketing bagi Teguh Wiyono bukan hal baru. Pria kelahiran Salatiga, 5 Maret 1968 ini memulai karirnya sebagai tenaga pengajar di salah satu akademi rumah sakit dibilangan Bambu Apus tahun 2001 lalu. Lulusan Ekonomi Universitas Respati Indonesia (Urindo) ini dipercaya memberikan materi kepada bagian administrasi dan marketing. Pasca mendapatkan gelar MARS (magister administrasi rumah sakit) di kampus yang sama, ia melanjutkan karirnya di RS Awal Bros Tanggerang. Akhir 2015 lalu hingga saat ini dirinya melabuhkan karir di RS Permata Cibubur sebagai manajer marketing.

Posisinya saat ini tidak membuat anak bungsu dari empat bersaudara berpuas diri, karena banyak pelajaran yang dapat ia serap. “Belajar itu tidak ada batasnya. Pekerjaan apapun jenisnya merupakan tanggung jawab yang harus dijalani sebaik mungkin,” terangnya. Banyak program dan target yang ia buat untuk kemajuan RS Permata Cibubur. Salah satu programnya adalah perombakan struktur organisasi. Perombakan struktur organisasi dilakukannya untuk mendapatkan tim marketing yang solid. 

Cibubur > Profil

Fransiskus E Kerong, Operational Manager Taman Buah Mekarsari

Jumat, 26 Februari 2016 15:55 WIB
Editor : Admin | Reporter : Budiyanto Rusli

Fransiskus E Kerong
Fransiskus E Kerong

Share this





Karier - Sempat bekerja sebagai sales buku, Fransiskus E Kerong kemudian bergabung dengan Taman Buah Mekarsari. Alumni Akademi Pariwisata Yogyakarta ini mengawali karier di wahana rekreasi dan taman buah tersebut pada 1997 sebagai staf pelayanan wisata. Empat tahun sebagai staf, Frans kemudian diangkat menjadi kepala seksi.

Frans mengemban jabatan kepala seksi hanya setahun akibat adanya perubahan manajemen. Ia kemudian ditugaskan sebagai Marketing & Sales. Setelah lebih dari 10 tahun bertugas di bagian pemasaran, Frans kembali diangkat menjadi Operational Manager. “Saya baru diangkat awal Desember kemarin,” tutur pemilik hobi fotografi ini.

Frans mengaku kunci sukses berkarier tak lepas dari peran orangtuanya. Ketika masih duduk di bangku kuliah, ia kerap mendapat pesan dari orangtunya bahwa di mana pun ia bekerja, harus sesuai dengan hati. Dengan begitu ia bisa enjoy. “Pesan itu tertanam kuat di ingatan saya,” ujar kelahiran Ende – Flores, 11 Desember 1973 ini.

Cibubur > Profil

Fauzi Prihatin, General Manager Teras Rimbun

Rabu, 03 Februari 2016 16:17 WIB
Editor : Andi M Zafrullah | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Fauzi Prihatin
Fauzi Prihatin

Share this





Karier - Fauzi Prihatin terbilang tangguh menjalani karier di dunia kerja. Ketika masih duduk di bangku SMA, ia bekerja di salah satu hotel di Jakarta. Sebagai tenaga harian lepas dengan gaji Rp 12.500 sehari, ia ditugaskan mencuci piring hingga membersihkan meja. Meski terbilang serabutan, toh ia tetap tekun menjalankan tugasnya.

Pengalaman belasan tahun lalu itu menjadi bekal besar buat Fauzi memasuki dunia kerja. Setelah memiliki sederet pengalaman, lulusan perguruan tinggi swasta di Jakarta, kini bergabung dengan Teras Rimbun. Di restoran yang menyajikan menu khas nusantara ini, Fauzi dipercaya menduduki posisi general manager.

Sebagai general manager, Fauzi tak hanya mengurus racikan menu. Ia juga bertanggungjawab soal operasional dan pemasaran. Dalam menjalankan tugasnya, kelahiran Depok 21 Januari 1987, ini mengedepankan kerja keras dan kejujuran. “Sepertinya passion saya di kuliner,” tutur Fauzi yang bercita-cita memiliki restoran.

Cibubur > Profil

​Sayadi, Executive Chef Hotel Ciputra Cibubur

Selasa, 02 Februari 2016 14:47 WIB
Editor : Denny | Reporter : Budiyanto Rusli

?Sayadi
?Sayadi

Share this





Karier - Gagal masuk Akademi Pariwisata NHI Bandung, Sayadi memilih melanjutkan pendidikan ke Akademi Pariwisata Indonesia. Hal itu ia lakukan demi mewujudkan impian berkarier di sektor wisata. “Saya dulu bercita-cita jadi bartender,” kenangnya. Sayadi mengikuti kuliah jurusan hotel umum, namun ia sempat memperdalam ilmu food production.  

Lulus kuliah, sederet hotel bintang lima pernah menjadi pelabuhan karier kelahiran Jakarta, 30 Agustus 1969 ini. Tak hanya di Indonesia, ia juga pernah bekerja di beberapa negara tetangga. “Saya bekerja di luar negeri sekitar 10 tahun. Terakhir saya di Doha, Qatar,” ujarnya. Kariernya mulai dari junior sous chef hingga senior sous chef.

Balik ke Indonesia pada tahun 2010, Sayadi kembali bergabung di hotel bintang lima. Sejak Juni 2015, ia bergabung di Hotel Ciputra Cibubur sebagai executive chef. Dengan posisi itu, Sayadi bertanggungjawab atas seluruh operasional di dapur mulai dari penyediaan bahan mentah, mengolahnya hingga menyajikan makanan.