Cibubur > Laporan Utama

Wilayah Duren Sawit Bebas Jentik Nyamuk

Jumat, 23 Februari 2018 18:23 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso

Sekretaris Kota Jakarta Timur Usmayadi bersama kader jumantik RW 012 melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di SDN 06 Pagi Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit.
Sekretaris Kota Jakarta Timur Usmayadi bersama kader jumantik RW 012 melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di SDN 06 Pagi Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit.
Foto : Ronald Tanoso

Share this








Berdasarkan hasil pemeriksaan tim PSN, tidak ditemukan jentik nyamuk di SDN 06 Pagi Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

DUREN SAWIT - Sekretaris Kota Jakarta Timur Usmayadi bersama kader jumantik RW 012 melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di SDN 06 Pagi Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/2).

Dalam aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Jumat Keliling (Jumling) di RW 012 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sekko didampinggi Camat Duren Sawit Abu Bakar, Lurah Pondok Kelapa Sisca Leonita berserta RW 012 H.Guntur.

Kegiatan PSN ini merupakan agenda rutin setiap hari Jumat, bertujuan untuk mencegah penyakit Demam Berdarah di wilayah Jakarta Timur.

“Alhamdullilah pada kegiatan PSN di SDN 06 Pagi Pondok Kelapa tidak ditemukan jentik nyamuk, hanya saja masalah kebersihan lingkungan masih belum dijaga, dan masalah ini harus menjadi perhatian kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu, Usmayadi mengungkapkan angka kasus demam berdarah di Kelurahan Pondok Kelapa tidak ada.

“Prestasi ini wajib dipertahankan oleh semua pihak, tetap menjaga kebersihan jika lingkungan kotor otomatis bisa mempengaruhi kesehatan kita kedepannya,” ucapnya.

Selain itu, dirinya akan mengusulkan kepada Wali Kota untuk menambahkan Puskesmas di Kelurahan Pondok Kelapa.

“Melihat luas Kelurahan Pondok Kelapa 500 hektar lebih, saya mengusulkan kepada Wali untuk mengadakan rapat dengan Sudin Kesehatan terkait penambahan Puskesmas Kelurahan Pondok Kelapa Kota untuk membuat 2 Puskesmas kelurahan mudah-mudahan tempatnya ada,” ujarnya.

Sekko berharap warga untuk menjaga kampungnya sendiri. “Kalau bukan kita sendiri siapa lagi yang menjaga kampung, buat para warga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.