Kamis, 12 April 2018 15:43:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ronald Tanoso
Warga Cibubur Siap Jalankan Sistem Ganjil Genap
Gerbang Tol Cibubur.
Foto : istimewa
 

CIBUBUR - Terkait dengan pemberlakuan uji coba sistem ganjil genap di Gerbang Tol Cibubur 2 pada 16 April 2018 mendatang, pihak Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah melakukan survei.

Survei itu dilakukan untuk mengetahui tanggapan dari warga yang tinggal di kawasan Cibubur dan sekitarnya terkait pembelakuan sistem baru di gerbang tol tersebut.

Hasil survey Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek  menunjukkan sedikitnya 50 persen responden di kawasan ini menyatakan akan tetap membawa mobil pribadi. Pembelakuan sistem ganjil genap yang dimulai pukul 06.00 - 09.00 WIB itu ditanggapi dengan cara keberangkatan ke Jakarta yang lebih pagi.

Sebanyak 49,73 persennya, responden lebih memilih menunggu jam pemberlakuan sistem ganjil genap berakhir. Artinya mereka memutuskan berangkat setelah pukul 09.00 WIB.

"Masyarakat yang mau naik bus ke Jakarta hanya 0,27 persen. Ya tidak apa-apa. Artinya kan berbagi bebankan," kata Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Mengenai tarif bus komersial, Bambang menyatakan pihaknya akan menyiapkan bus premium dengan harga tiket Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu.

Pihaknya juga berencana akan menambah armada bus sebanyak 20 unit. Hal itu dilakukan karena di sekitar Cibubur tidak ada kantong parkir atau park and ride seperti di Bekasi yang sudah lebih dulu menerapkan ganjil-genap di ruas tol Cikampek.

"Bus-bus yang nanti ditambahkan ini rencananya sebanyak 20 bus premium. Dan nantinya memiliki tujuan utama seperti kawasan perkantoran misalnya Sudirman, Kuningan, TB Simatupang, Kelapa Gading dan MH Thamrin," terangnya.

Bambang pun menerangkan saat ini, sudah ada beberapa perusahaan otobus yang menyatakan kesediaannya mendukung kebijakan ini seperti PO Mayasari Bakti, Big Bird, Lorena, dan Sinar Jaya, termasuk TransJakarta dan Perum PPD.

 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda