Cibubur > Laporan Utama

Tingkatkan Kenyamanan, Asrama Atlet PBSI Direnovasi

Kamis, 01 Maret 2018 14:25 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso

Kantor PBSI
Kantor PBSI
Foto : Ronald Tanoso

Share this








Renovasi dilakukan di asrama putra dan asrama putri Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

CIPAYUNG - Sebagai salah satu program kerja PP PBSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Wiranto, asrama putra dan asrama putri Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur akan direnovasi.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan para atlet dan pelatih.

Sementara itu, para atlet utama yang menempati asrama sudah mulai bersiap-siap untuk pindah sementara ke beberapa tempat yang sudah disiapkan oleh pengurus PBSI. Terhitung mulai Kamis (1/3), asrama putra dan putri sudah harus dikosongkan.

Adapun pemindahan atlet-atlet utama ini rencananya akan disebar ke empat tempat sementara yaitu di Wisma Ancora yang terletak di samping jogging track di kompleks Pelatnas PBSI.

Kemudian di Wisma Wira yang terletak di sebelah Wisma Ancora, Guest House yang terletak di sebelah masjid kompleks Pelatnas PBSI, serta hotel Ciputra di Cibubur.

Disamping itu, beberapa ruangan di kantor PBSI pun disulap sementara untuk tempat istirahat siang para atlet yang menginap di hotel. Sehingga mereka tidak perlu kembali ke hotel setelah latihan pagi, karena siang harinya mereka harus menjalani latihan lagi.

“Memang sekarang kami di pelatnas lagi repot pindahan, tetapi ini semua demi memperbaharui tempat tinggal atlet dan pelatih supaya lebih baik, lebih nyaman. Anak-anak paham kok,” ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI kepada media, Kamis (1/3).

Susi juga mengatakan untuk pengaturan siapa tinggal di mana, semua sudah diurus oleh kepala asrama putra dan putri. Dirinya mengaku sudah membaginya per sektor, karena terkait dengan koordinasi jadwal latihan. 

"Kalau yang tinggal di hotel kan perlu ada waktu untuk perjalanan, jadi diusahakan yang jadwal latihannya sama, tinggal di tempat yang sama. Misalnya tunggal putri pratama di satu tempat, jadi nggak dicampur sama sektor ganda yang beda lagi jadwal latihannya,” jelasnya.

Susy juga menuturkan bahwa perubahan tempat tinggal atlet ini juga akan berpengaruh pada jadwal latihan. Misalnya, pemain pratama yang latihan pagi dimulai pukul 06.00 WIB, dipindah menjadi lebih siang, misalnya pukul 07.00 WIB, mengingat perlu waktu perjalanan dari hotel menuju pelatnas.