Senin, 01 Oktober 2018 15:37:00
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati
Strategi Bisnis Hotel, Jangan Asal Tebar Promo
Ilustrasi fasilitas hotel.
Foto : Dwi Prastyo
 

CIBUBUR – Perkembangan zaman, teknologi dan tingkat persaingan dalam bisnis hotel, membuat pengelola harus memiliki strategi bisnis yang mumpuni, efektif dan menguntungkan.

GM Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah Ricky Rimbawan menuturkan, hotel yang dicari konsumen saat ini adalah hotel yang memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam proses booking atau reservasi, selain masalah kebersihan dan kenyamanan, serta didukung fasilitas yang memadai, seperti free WiFi.

Core bisnis hotel adalah room avenue, dibanding food and beverage atau banquet, sekira 70 persennya itu room avenue. Selebihnya, digunakan hanya untuk meeting, ada juga yang residensial, artinya menginap sekalian meeting di hotel,” terangnya.  

Terkait dengan persaingan bisnis, menurutnya dibutuhkan strategi yang tepat dari pengelola dalam mengarungi persaingan bisnis perhotelan yang ketat. Menurutnya, pengelola harus percaya diri dengan segmentasi bisnis yang mereka jual dan konsisten, tanpa harus merusak harga pasaran atau bahkan menurunkan standar pelayanan.

Misalnya, ada hotel bintang 4 tapi banting harga menjadi harga bintang 3 untuk menggaet konsumen. Kemudian hotel bintang 3 banting harga seperti bintang 2. “Kalau sudah begini, kasihan hotel bintang 2. Strategi bisnis seperti ini merusak dan tidak menyehatkan,” paparnya.

Ditambahkan olehnya, kunci dari strategi bisnis hotel terletak di seorang general manager. “Tergantung strategi bisnis apa yang diterapkan general manager. Yang baik tentu jangan main hantam promo, konsisten dengan harga dan fokus pada strategi bisnis yang berkualitas. Apalagi konsumen sekarang sangat pintar,” pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda