Cibubur > Laporan Utama

Seminggu Kedepan, Pemkot Uji Coba Fly Over Cipinang Lontar

Rabu, 28 Februari 2018 14:34 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso

pengguntingan pita uji coba pengoperasian fly over Cipinang Lontar
pengguntingan pita uji coba pengoperasian fly over Cipinang Lontar
Foto : Ronald Tanoso

Share this








Uji coba fly over Cipinang Lontar dibuka selama seminggu kedepan.

CIBUBUR - Setelah memakan waktu pembangunan sekitar 12 bulan, akhirnya fly over Cipinang Lontar, Jakarta Timur  dioperasikan, pada Selasa (27/2) kemarin.

Pengoperasian fly over Cipinang Lontar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal.

Jembatan layang yang memiliki panjang 550 meter dan lebar 13 meter menghubungkan Jl. Bekasi Timur dan Jl Raya Bekasi dengan melintas di atas perlintasan rel kereta api.

Yusmada Faizal mengatakan, pembukaan fly over Cipinang Lontar ini sifatnya masih uji coba. Rencananya akan dilakukan seminggu hingga tiga minggu ke depan,  jika tak ada kendala maka akan dipermanenkan.

"Kita uji coba dulu seminggu hingga tiga minggu, jika tak ada kendala maka akan dipermanenkan, Operasional Fly over Cipinang Lontar ini untuk keamanan dan kenyamanan pengendara, agar tak melintasi persimpangan rel kereta api lagi," ujarnya

Kasi Lalu Lintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur Andreas Eman mengatakan, untuk kelancaran lalu lintas, pihaknya mengerahkan sedikitnya sekitar 15 personil.

"Mereka bergabung dengan aparat kepolisian untuk memandu kendaraan yang akan melintas di atas fly over dan diharapkan pengoperasian fly over Cipinang Lontar ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas sekitar 40 persen,

Dirinya juga mengatakan karena sifatnya masih uji coba maka pihaknya juga akan terus memantau perkembangannya.

"Rambu-rambu pengatur lalu lintas sudah kita pasang agar pengendara mengetahuinya," ujar Andreas saat dikonfirmasi Infonitas.com, Rabu, (28/2).

Selain itu juga, Andreas menambahkan pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang bersinggungan dengan fly over.

“Untuk sementara, perlintasan rel kereta api belum ditutup karena harus dibahas di tingkat Kementerian Perhubungan. kendaraan berat masih bisa melintas di perlintasan rel kereta api, namun jika sudah ditutup maka harus melintas di atas fly over," tandasnya.