Senin, 16 April 2018 17:46:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso
SAC Ajarkan Anak Didik Cintai Satwa Liar
Sekolah Alam Cikeas mengadakan rangkaian kegiatan salah satunya adalah aksi penyelamatan satwa yang bertemakan, ‘Time To Stand For Wildlife With Literate’ melalui literasi karya sastra.
Foto : Ronald Tanoso
 

CIBUBUR - Dewasa ini, ancaman global keanekaragaman hayati sedang menjadi sorotan dunia, terutama masalah yang mengancam kelangsungan hidup satwa liar. 

Faktor utama adanya kelangkaan pada satwa adalah karena pertumbuhan populasi manusia. Selain itu,  semakin tingginya tingkat konsumsi sumber daya yang ada sehingga mengakibatkan kerusakan hutan serta perburuan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Maka dari itu, menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem yang ada. Dimana, akan mengakibatkan berkurangnya sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup lain.

Dengan adanya ancaman seperti itu, Sekolah Alam Cikeas (SAC) mengajak para siswa untuk lebih sadar tentang pentingnya konservasi satwa liar.

Hupron Fadilah S.Pd, Kepala Sekolah SMA Sekolah Alam Cikeas (SAC) mengatakan, konservasi sudah menjadi hal penting karena dengan cara ini sumber daya alam khususnya satwa liar akan lebih terjaga.

Maka dari itu, dalam menyambut Hari Buku yang jatuh pada tanggal 23 April mendatang, pihaknya sudah mempunyai kegiatan tahunan yaitu BOOKWEEK.

Atas dasar tersebut, Sekolah Alam Cikeas juga mengadakan rangkaian kegiatan salah satunya adalah aksi penyelamatan satwa yang bertemakan, ‘Time To Stand For Wildlife With Literate’ melalui literasi karya sastra.

"Tujuannya dari kegiatan ini adalah meningkatkan minat baca dan juga kreatifitas sejak dini kepada para siswa SAC serta menggali rasa keingintahuan anak-anak dalam keanekaragaman satwa liar," ujarnya kepada Infonitas.com, Senin (16/4).

Hupron menambahkan, dalam kegiatan itu diharapkan para siswa semakin sadar akan pentingnya melestarikan satwa liar.

"Membudayakan kebiasaan membaca di lingkungan SAC dan warga sekitar itu sudah menjadi mimpi kita bersama melalui kegiatan seperti ini. Semoga dengan rutinnya melakukan kegiatan ini bisa menginspirasi siswa untuk menyajikan ceritanya masing-masing menjadi bentuk karya sastra yang beragam," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda