Cibubur > Laporan Utama

Polisi Duga Pelaku Pembacokan di Ciracas Bukan Warga Sekitar

Senin, 17 Juli 2017 15:42 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Chandra Purnama

Ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi pembacokan.
Foto : istimewa

Share this








Gerombolan geng motor pembacokan di Ciracas melakukan aksinya secara acak, sehingga polisi menduga para pelaku bukan warga sekitar.

CIRACAS - Polsek Ciracas yang menangani kasus pembacokan dua orang warga Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (14/7) lalu yang mengalami pengeroyokan disertai pembacokan oleh kawanan geng motor, menduga pelaku bukan berasal dari warga sekitar. 

Menurut Kapolsek Ciracas, Kompol Tuti Aini, gerombolan  geng motor tersebut kerap mencari korbannya secara acak. Oleh sebab itu, polisi menduga pelaku perbuatan sadis tersebut bukan dari warga sekitar Ciracas, Jakarta Timur. 

"Mereka itu kan selalu berkeliaran, dari satu wilayah ke wilayah lain. Jadi dugaan awal kami, bukan warga sekitar," terang Tuti saat dihubungi Infonitas.com, Senin (17/7/2017).

Selain itu, pihak kepolisian juga menduga kawanan geng motor tersebut terdiri dari remaja tanggung yang kerap nekat dalam melakukan aksi kekerasan.

"Biasanya memang remaja tanggung," jelas dia. 

Malahan, sambung Tuti, dalam setiap aksi kejahatannya para kawanan geng motor tersebut kerap membawa senjata tajam dan tidak segan-segan melukai korbannya. 

"Mereka bawa senjata tajam, berkeliaran secara random cari korban," tukas Tuti. 

Sebelumnya ramai diberitakan, Wahyudi dan Tole yang tengah berada di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan Gg. Inaya Rt.03/08, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur menjadi korban keganasan para kawanan geng motor.

Malahan korban Wahyudi, saat ini tengah menjalani perawatan di RS Fatmawati karena mengalami luka bacokan di bagian dada kiri.

Baca juga : Pasca Pembacokan, Polisi Imbau Warga Ciracas Tidak Takut Keluar Malam