Cibubur > Laporan Utama

Nasib Makam Korban Tragedi 98 Memprihatinkan

Kamis, 17 Agustus 2017 11:07 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald

Kondisi makam tanpa nama Tragedi 98 di TPU Pondok Rangon
Kondisi makam tanpa nama Tragedi 98 di TPU Pondok Rangon (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Kondisi makam korban Tragedi Mei 1998 di TPU Pondok Rangon memprihatinkan. Banyak sampah seperti botol dan plastik berceceran di sana.

CIPAYUNG - Tempat peristirahatan terakhir korban Tragedi Mei 1998 di TPU Pondok Rangon memprihatinkan. Kondisi makam terbengkalai, kurang mendapat perawatan dari petugas TPU karena minimnya dana dari pemerintah. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga setempat.

“Lihat saja di beberapa sudut blok masih jarang ada tong sampah. Jika ada pengunjung yang datang maka akan kesulitan membuang sampah,” kata Mirza (41), pedagang bunga di sekitar TPU Pondok Rangon. Akibatnya, banyak sampah seperti botol dan plastik berceceran di sekitar makam para korban Tragedi Mei 1998.

Dia mengungkapkan, akhir-akhir ini kondisi makam kurang terawat. Sesekali petugas TPU membersihkan rumput yang mulai menutupi batu nisan bertuliskan “Korban Tragedi 13-15 Mei 1998 Jakarta”. Ratusan makam tanpa nama itu berada di Blad 27 Blok AA1.

Dirinya berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib makam para korban Tragedi Mei 1998. Khususnya dalam hal penataan dan perawatan. Bagaimana pun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meresmikannya sebagai bagian dari situs sejarah. “Jika makam bersih dan terawat akan membuat nyaman pengunjung yang datang,” timpalnya.