Cibubur > Laporan Utama

Membahayakan, Lubang di Jalan Cilangkap Diaspal

Jumat, 17 Maret 2017 14:06 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Petugas menambal jalan berlubang Jalan Raya Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Petugas menambal jalan berlubang Jalan Raya Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Foto : Amin Hayyu Al Bakki

Share this





Perbaikan jalan dilakukan dengan melakukan penambahan layer dan menggunakan sistem hot mix.

CIPAYUNG – Curah hujan tinggi yang terjadi pada bulan Februari 2017 lalu membuat sejumlah infrastruktur jalan di sejumlah wilayah rusak. Sebagian besar kerusakan berupa timbulnya lubang yang dapat membahayakan pengendara sepeda motor. Salah satunya yang terdapat di Jalan Raya Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Rusaknya jalan di jalur yang menghubungkan wilayah Cipayung dengan Pondok Ranggon itu, membuat sejumlah petugas dari Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur melakukan penambalan jalan berlubang yang terdapat di sisi kiri jalan dari arah Cipayung.

"Ini kita tambal sesuai laporan dari Kecamatan Cipayung bahwa ada lubang atau kerusakan aspal yang cukup lebar dan membahayakan pengguna jalan," ungkap Yadi Hermawan, koordinator lapangan Sudin Bina Marga Jakarta Timur, di lokasi, Jumat (17/3/2017).

Yadi menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan dengan melakukan penambahan layer dan menggunakan sistem hot mix. Hal ini, lanjutnya, agar proses pengaspalan bisa dilakukan dengan efektif dan efisien agar pengendara bisa kembali melintasi jalan tersebut secara aman.

Pantauan infonitas.com di lokasi, sedikitnya terdapat dua titik penambalan lubang di Jalan Raya Cilangkap tersebut. Titik pertama berada di depan Gereja HKBP Cilangkap dan titik kedua berada di depan Perumahan Cilangkap Indah. Akibat pengaspalan jalan, satu jalur ditutup sementara, namun kendaraan dari arah Cipayung maupun Pondok Ranggon masih bisa melaju dengan cukup lancar.  

Sementara itu, Yadi menambahkan, dalam penambalan tersebut, petugas yang dikerahkan sebanyak 10 personel. "Kita bagi tugas, ada yang bertugas menurukan material aspal dari truk operasional dan ada juga yang mengaspal serta membantu kelancaran arus lalu lintas di lokasi," pungkasnya.