Rabu, 16 Mei 2018 10:48:00
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ronald Tanoso
Jasa Marga Berikan Pelatihan Safety Driving Pengemudi Bus
Suasana pelatihan safety driving untuk pengemudi bus di Cibubur.
Foto : istimewa
 

CIBUBUR - Sebanyak 50 pengemudi mengikuti program "Safety Driving 2018 for Bus Drivers" yang digelar oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Acara yang berlangsung di Buperta Jambore Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (15/5/2018) ini, juga didukung oleh Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi) dan Indonesia Defensive Driving Center (IDDC).

AVP Traffic Management Jasa Marga Widiyatmiko Nursejati mengatakan program ini dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Terutam menjelang mudik dan Lebaran 2018. "Ada 40 pengemudi dari Ipomi ditambah 10 pengemudi mudik gratis Jasa Marga yang ikut dalam program ini," ujar Widiyatmiko.

Dirinya berharap, adanya pelatihan ini para pengemudi Ipomi mampu menerapkan keselamatan berlalu lintas di jalan. Karena menurutnya, para pengemudi Ipomi juga bisa saling menyadarkan, misalnya supaya penumpang bus tidak berhamburan ke jalan atau memilih tempat aman sehingga tidak menambah korban jiwa.

"Jadi kepentingannya untuk keselamatan pengemudi dan pengguna jalan. Bila terjadi gangguan di jalan tol seperti apa yang dilakukan, siapa yang harus dihubungi," kata Widiyatmiko.

Sementara Pengurus PP Ipomi Yayan Irman Suyana menuturkan, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia pengemudi Ipomi sudah dilakukan dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya materi yang diberikan berupa character building dan skill. Untuk pelatihan kali ini berupa pembentukan karakter.

"Menurut anggota kami, mereka merasa bermanfaat karena yang dibentuk karakternya. Sekarang mereka bisa mengendalikan kendaraan untuk keselamatan penumpang," ucap Yayan.

Dia menuturkan, ada 37 perusahaan otobus (PO) yang ikut pelatihan safety driving ini. Mulai dari Aceh, Medan, Padang, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, sampai Nusa Tenggara. Dia berharap kerja sama seperti ini bisa berlanjut sehingga karakter pengemudi bus Ipomi terus menjadi lebih baik.

"Tujuannya silaturahmi dan kerja sama, jadi kalau ada masalah di tiap daerah kita bisa saling bantu," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda