Cibubur > Laporan Utama

Lebaran Betawi 2017

Jajanan Langka Era 90-an Ini Ada di Festival Condet

Sabtu, 29 Juli 2017 18:32 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Rilangga Firsttian

Gulali Betawi khas Babeh di Festival Condet
Gulali Betawi khas Babeh di Festival Condet
Foto : Amin Hayyu Al Bakki

Share this








Salah satu jajanan khas Betawi, yakni gulali Betawi hadir di Festival Condet. Jajanan era 90-an tersebut sudah mulai langka sehingga sulit dijumpai.

KRAMAT JATI - Siapa yang tidak kenal dengan gulali betawi? Camilan manis berbahan dasar gula pasir ini jadi jajanan favorit pada era 90-an, dan selalu mangkal di setiap sekolah sehingga mudah dijumpai. Namun kini, jajanan itu mulai langka. Sulit ditemui bahkan di pasar jajanan tradisional sekalipun. Maka itu, jika rindu akan camilan tersebut, datanglah ke Festival Condet. Sebab di sana ada satu pedagang gulali betawi.

Ya, gulali betawi yang dijajakan Babeh (52) ini merupakan satu-satunya di Festival Condet, festival yang diadakan dalam ranga Lebaran Betawi 2017, dan digelar di sepanjang Jalan Raya Condet, Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Babeh sendiri merupakan pria yang sudah hampir 30 tahun berjualan galai Betawi. Ia mengaku akan terus berjualan gulali Betawi meski banyak rekannya yang sudah pensiun atau beralih profesi. Ia juga  bertekad untuk terus menjual cemilan tersebut meski sudah jarang peminatnya.

“Ini saya dari dulu jualan. Cara bikinnya diajarin sama bapak, jadi segen untuk jualan yang lain,” ujar Babeh saat berbincang dengan infonitas.com di lokasi Festival Condet, Sabtu (29/7/2017).

Babeh menegaskan, di Festival Condet ini hanya ia satu-satunya pedagang gulali betawi. Hal itu, katanya, membuktikan bahwa penjual cemilan manis dengan aneka warna itu memang sudah mulai sedikit.

“Di sini gak ada yang lain lagi, cuma saya aja yang jual,” jelasnya.

Babeh mengaku mendapat berkah dengan menjadi satu-satunya penjual gulali betawi di Festival Condet. Sebab dengan begitu, ia tidak punya saingan sehingga banyak pengunjung festival yang mencari dan membeli dagangannya. Tak hanya anak kecil, para orang tua pun banyak yang memburu gulali Betawi khas Babeh.

“Justru banyakan anak gede sama orang tua, karena mereka kangen sama jajanan begini,” jelas dia.

Satu batang permen gulali betawi dijual Babeh dengan harga Rp 5 ribu. Pembeli dapat memesan sendiri beragam bentuk yang ingin dibuat pada permen gulali itu, seperti bentuk kembang, ayam jago, bentuk terompet, atau bentuk hati.

“Pembeli sih paling seneng ngeliatin cara buatnya, karena kalau rasa ya sama (manis),” bebernya.

Untuk membuat gulali betawi, kata Babeh, bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan di pasar. Bahan-bahan tersebut antara lain gula pasir, tepung terigu yang dimasak, serta aneka pewarna makanan.

“Terus kalau mau dibuat bentuk pas lagi panas. Kalau dingin ya udah keras, gak bisa dibentuk, entar pecah dia,” tandasnya.