Cibubur > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

Ini Kata Pelaku Bisnis Cibubur Tentang Penetapan UMP DKI 2018

Jumat, 10 November 2017 13:56 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso

Ilustrasi. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)
Foto : Ronald Tanoso

Share this








Pelaku bisnis di kawasan Cibubur angkat bicara tentang penetapan UMP DKI Jakarta 2018.

CIBUBUR – Penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018 sebesar 8,71% menjadi Rp 3,6 juta dari yang sebelumnya Rp 3,3 juta, ramai diperbicangkan banyak pihak.

Tak terkecuali bagi pelaku bisnis kuliner di kawasan Cibubur. Satu diantaranya, pemilik resto Sangrai Burung Puyuh Sonia Eli Kurniawati.

Sonia mengatakan, kenaikan upah pekerja buatnya adalah hal yang lumrah. Sebab setiap pekerja berhak mendapatkan dan juga menuntut kesejahteraan di tengah kenaikan harga -harga kebutuhan pokok dan listrik saat ini. 

“Selagi perusahaan tersebut masih mampu untuk membayar haknya para karyawan kenapa tidak, “ ujarnya saat dihubungi Jumat, (10/11).

Dirinya mengakui, kenaikan UMP memang secara langsung dapat berdampak kepada biaya produksi dan juga operasional dari restoran itu sendiri. 

Namun hal tersebut kata dia masih bisa diatasi dengan berbagai cara kreatif seperti mengurangi beberapa anggaran yang masih bisa ditangani. Meski demikian, cara ini tidak harus mengurangi kualitas dari produknya.

“Kenaikan cost tentu saja berpengaruh ya, tapi itu juga untuk kesejahteraan karyawan kita-kita juga. Mudah-mudahan dengan adanya kenaikan UMP bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas kerja karyawan,” pungkasnya.