Cibubur > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Empat Belas Peserta Tamasya Al Maidah Klender Diamankan Polisi

Rabu, 19 April 2017 16:26 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

jakarta
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Yudho Huntoro
Foto : Amin Hayyu Al Bakki

Share this








Mereka diketahui berangkat ke Jakarta sejak Sabtu (15/4/2017) dan tiba pada Minggu (16/4/2017).

DUREN SAWIT - Sebanyak 20 orang peserta diduga rombongan Tamasya Al-Maidah asal provinsi Madura, diamankan oleh panitia pengawas kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat proses pemungutan suara di TPS 01 hingga 07 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (19/4/2017).

Ketua Panwaslu Kota Jakarta Timur, Sahrozi menyampaikan, rombongan tersebut diamankan setelah warga menaruh curiga lantaran wajah dari masing-masing anggota tersebut tak ada yang dikenali. Warga pun melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

"Jadi mereka berkerumun, ngobrol dengan bahasa yang sedikit keras, warga gak ada yang mengerti bahasa mereka dan gak ada yang mengenal mereka juga. Lalu, berdasarkan laporan warga, kami mengamankan mereka di kantor Panwascam Duren Sawit," Sahrozi saat dihubungi, Rabu (19/4/2017).

Sahrozi menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara, rombongan tersebut berasal dari wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur. Mereka diketahui berangkat ke Jakarta sejak Sabtu (15/4/2017) dan tiba pada Minggu (16/4/2017).

Selama berada di Jakarta, para rombongan wisata tersebut mendapat kebutuhan akomodasi berupa makan, minum dan uang per orang sebesar Rp100 ribu beserta seragam berwarna putih yang semuanya diberikan oleh korlap yang tak mereka ketahui namanya.

Pihak Panwaslu Jakarta Timur menduga bahwa 14 orang tersebut disinyalir melakukan tamasya Al-Maidah dan mendapatkan tugas untuk memantau serta mencatat perolehan suara di TPS tersebut. Kelompok tersebut pun diketahui ditugaskan oleh oleh salah satu partai pengusung paslon cagub dan cawagub tertentu. Namun, saat ditanyai hal itu, mereka tidak mau mengakuinya. 

Baca juga : Rencana Revitalisasi Terminal Induk Bekasi

"Tadi sudah kami panggil dari pihak partai yang diduga mengirimkan mereka. Pengurus partai kemudian kami beritahu, lalu mereka kami minta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal yang sama."

"Mereka (pengurus partai) sih tidak mengakui hal itu. Tapi kan indikasinya kegiatan yang dilakukan oleh 14 orang itu terkait dukungan ke salah satu paslon," ujar Sahrozi.

Di sisi lain, Kapolsek Duren Sawit Kompol Yudho Huntoro menyatakan peserta tamasya Al Maidah tersebut sudah dipulangkan ke daerah asal sekitar jam 14.00 WIB tadi.

"Mereka sudah dipulangkan oleh pihak yang mendatangkan mereka dari Madura ke Jakarta. Sekitar jam 2 siang tadi berangkat," ungkap Yudho.