Cibubur > Laporan Utama

Menanti Upah Layak 2018

Disnaker Kabupaten Bogor Pede Bisa Tetapkan Upah Buruh 2018

Rabu, 15 November 2017 13:25 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Ronald Tanoso

Demo Buruh Kabupaten Bogor
Ilustrasi demo buruh di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Bogor.
Foto : istimewa

Share this








Jika dilakukan voting penetapan upah buruh 2018, Disnaker Kota Bogor pede bisa menghimpun 21 suara. Sementara buruh hanya memiliki 7 suara.

BOGOR – Rapat pembahasan kenaikkan upah buruh di Kabupaten Bogor yang diikuti oleh Disnaker Kabupaten Bogor, APINDO Kabupaten Bogor dan perwakilan serikat buruh, Selasa (14/11) mengalami deadlock. Kepala Disnaker Kabupaten Bogor Yous Sudrajat pun angkat bicara.

Menurutnya, Disnaker Kabupaten Bogor menargetkan besaran kenaikkan UMK Kabupaten Bogor 2018 bisa diputuskan dalam rapat kedua pada Jumat (17/11) lusa. Ia memerediksi, pihaknya bisa menetapkan kenaikkan UMK sesuai dengan PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan sebesar 8,71 persen.

Hal ini dimungkinkan dengan skema, seluruh unsur pemerintah daerah dan perwakilan APINDO Kabupaten Bogor menghadiri rapat pembahasan, sehingga terhimpun total 21 suara. Sementara, perwakilan buruh hanya memiliki 7 suara. "Walaupun begitu (ada rapat dewan pengupahan), ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri bahwa seluruh gubernur, bupati dan walikota harus mengikuti PP 78/2015," kata Yous, Rabu (15/11).

Yous juga menyampaikan bahwa selain membahas upah buruh, rencananya rapat pada Jumat mendatang yang akan digelar di Kantor Disnaker Kabupaten Bogor ini juga akan menentukan kenaikan Upah Minimum Sektoral dan Upah Padat Karya.