Cibubur > Laporan Utama

Menyoal Penggusuran Di Jakarta

Curhatan Warga Eks Pasar Ikan yang Direlokasi ke Rusunawa Rawabebek

Rabu, 11 Oktober 2017 15:02 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Chandra Purnama

Jefri Siparagi (37), Warga Rusunawa Rawabebek, Jakarta Timur
Jefri Siparagi (37), warga Rusunawa Rawabebek, Jakarta Timur.
Foto : Chandra Purnama

Share this








Seorang warga eks Pasar Ikan mengakui kondisi tempat tinggalnya saat ini di Rusunawa Rawabebek lebih baik dari sebelumnya di Pasar Ikan.

JAKARTA – Pasar Ikan, Jakarta Utara menjadi salah satu lokasi penggusuran pada era Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Penggusuran dilakukan pada 30 Maret 2016-1 April 2016. Tidak sedikit warga yang kehilangan tempat tinggalnya dan mengalami relokasi. Jefri (47) contohnya. Pria yang berprofesi sebagai nelayan ini terpaksa berpindah ke Rusunawa Rawabebek, Jakarta Timur. Jauh, dari lokasi mata pencahariannya.

Alhasil, demi tetap menjalankan profesinya, dia harus rela berangkat pagi hari, sebelum matahari terbit ke pelabuhan tempatnya menyandarkan kapal. “Ya, dari pagi kalau mau melaut. Ini setiap hari naik sepeda motor,” tuturnya saat dijumpai infonitas.com di Rusunawa Rawabebek, Rabu (11/10/2017).

Namun, dia menilai, kondisi tempat tinggalnya saat ini lebih laik dibanding sebelumnya di Pasar Ikan. “Dulu sumpek.”

Baca Juga : Inilah 12 Wilayah Korban Gusur Ahok-Djarot

Jefri berharap perpindahan tongkat kepemimpinan gubernur DKI dari Ahok-Djarot ke Anies-Sandi dapat membuat kondisi rakyat kecil lebih sejahtera. Juga, membuat Jakarta lebih menjadi kota yang tertib dan nyaman, baik dari lingkungan maupun transportasi.

“Ya, Transjakarta bisa lebih banyak lagi dan beroperasi 24 jam. Paling tidak, sejak subuh. Jadi, enggak usah naik motor lagi,” pungkasnya.