Cibubur > Laporan Utama

Cegah Tawuran, Dibentuk Forum dan Posko di Ciracas

Minggu, 19 Maret 2017 11:03 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Ilustrasi tawuran pelajar di Pasar Rebo
Ilustrasi tawuran pelajar di Pasar Rebo
Foto : istimewa

Share this








Ricuh yang kerap terjadi di beberapa lokasi membuat Polresto Jakarta Timur membentuk forum dan posko anti tawuran di RT 05/02 Kelurahan Ciracas.

CIRACAS – Akhirnya Forum Anti Tawuran dibentuk di RT 05/02 Kelurahan Ciracas oleh Polrestro Jakarta Timur. Tujuan pembentukan lembaga ini untuk mengantisipasi ricuh antar warga di beberapa lokasi Jakarta Timur.

Wakil Kepala Polrestro Jakarta Timur AKBP Sugeng Haryanto mengatakan, pemilihan posko Forum Anti Tawuran di Susukan lantaran flyover Pasar Rebo, selama ini memang menjadi zona merah daerah rawan tawuran. Pihaknya juga melibatkan segenap aparat pemerintah dan organisasi masyarakat.

"Diharapkan melalui forum ini keamanan dan ketertiban dapat terwujud. Ini menjadi upaya bersama untuk mencegah aksi tawuran yang kerap terjadi," ujar AKBP Sugeng Haryanto, Minggu (19/3/2017).

Sementara itu, Dir Bimas Polda Metro Jaya Kombes Priyo Mujihad menyatakan, keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Babhinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, juga peran aktif masyarakat. Kerja sama antara tiga pilar bersama masyarakat, menurutnya bisa efektif mencegah potensi terjadinya tawuran yang bisa memakan korban.

"Dengan adanya Forum Anti Tawuran, maka apabila di lapangan mendapati akan terjadinya tawuran, segera dilaporkan ke aparat, sehingga bersama sama dapat mengantisipasi kejadian tersebut," jelasnya.

Baca juga : Pemicu Tawuran, U Turn RSUD Budhi Asih Ditutup

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Ciracas Musya Syafrudin. Ia berharap, forum dan posko tersebut bisa mencegah tawuran di kawasan flyover Pasar Rebo. Tawuran pelajar terjadi karena kurangnya kedisiplinan siswa serta tidak ketatnya peraturan pihak sekolah.

"Semoga dengan dibentuknya wadah anti-tawuran, akan semakin aman, dan peristiwa tawuran pelajar yang menewaskan satu orang pada 14 Februari lalu tidak terulang," harapnya.

Menurutnya, Adapun Posko Anti Tawuran di sekitar flyover Pasar Rebo diketuai oleh H Gimo yang membawahi sejumlah anggota dari Pokdar, FKMS, FKDM, dan organisasi kemasyarakatan seperti FBR dan Forkabi.

"Semoga aksi tawuran di flyover Pasar Rebo tidak lagi terulang," ucapnya.