Cibubur > Laporan Utama

Burung Kicau di Kampung Cikeas Udik

Sabtu, 07 Oktober 2017 20:30 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Ronald

Suasana lomba Burung kicau di Kapung Cikeas Udik
Suasana lomba Burung kicau di Kapung Cikeas Udik
Foto : Ronald

Share this








Mendengar kata Cikeas, pikiran tertuju kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, tapi Kampung Cikeas Udik merupakan lokasi penggila burung kicau.

CIKEAS – Kampung Cikeas Udik, salah satu kawasan di Kabupaten Bogor yang tidak bagi penggemar Burung kicau. Pasalnya, pemukiman penduduk yang berada di Jalan Letda Natsir, Gunung Putri ini kerap menjadi tempat latihan para penggila spesies hewan yang bagian tulang belakangnya terdapat sayap.

Biasanya, masyarakat yang hobi Burung kicau menggelar acara pameran dan latihan pada akhir pekan atau Sabtu dan Minggu setiap bulannya.

Seperti terlihat pada Sabtu (7/10/2017), di Kampung Cikeas Udik sedang berlangsung lomba dengan kategori latihan bersama bagi para penggila burung kicau. Kegiatan ini dibagi dalam beberapa kategori untuk jenis burung. Diantaranya, Muray Batu, Kacer, Cucok Ijo, Love Bird, Pleci, Kenari, Anis Merah, Colibri dan jenis lainnya.

Para peserta bukan hanya dari kampung itu, melainkan berasal dari wilayah lain seperti Cileungsi, Ciangsana, Jonggol, Cibubur, Kranggan sampai Bogor dan Bekasi

Bagi para peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini, harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu, tergantung dari kategori jenis burung yang dilombakan. Selain itu, disediakan berbagai macam hadiah menarik seperti sertifikat dan piagam penghargaan serta juga uang tunai.

Hendra Cahyadi, selaku Ketua Penyelenggara mengharapkan kegiatan ini menjadi nilai positif bagi warga. Dalam artian, mampu memberikan pengetahuan bahwa burung kicau juga memiliki nilai jual.

“Semoga dengan adanya latihan, lomba dan pameran burung kicau ini masyarakat jadi semakin peduli dengan hewan nyentrik tersebut. Syukur-syukur dapat membudidayakan burung tersebut, sehingga kedepannya nilai jual dari burung ini akan semakin tinggi,” ungkapnya.