Kamis, 13 September 2018 16:00:00
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati
BPJS Tenaga Kerja Berikan Sosialisasi Ke 43 Perusahaan Swasta
Sosialisasi kepesertaan BPJS Tenaga Kerja.
Foto : Leny Kurniawati
 

CIBUBUR – Guna memberikan sosialisasi terkait progra serta kewajiban peserta untuk menjadi peserta BPJS Tenaga Kerja, sebagai bagian dari bentuk jaminan sosial untuk pekerja. Sekaligus untuk meningkatkan jumlah kepesertaan perusahaan yang baru didirikan. BPJS Tenaga Kerja Cabang Cileungsi melakukan sosialisasi dengan mengundan 43 perusahaan swasta dalam audiensi dan sosialisasi di Kantor BPJS Tenaga Kerja Cabang Cileungsi, Rabu (12/9).

Kepala Bidang Pemasaran BPJS-TK Cabang Bogor - Cileungsi Ratna menjelaskan, pihaknya mengundang puluhan perusahaan tersebut guna menjelaskan manfaat dari kepesertaan BPJS-TK. Misalnya, berkaitan dengan jaminan kecelakaan kerja, kematian serta Jaminan Hari Tua (JHT) atau pensiun bagi para tenaga kerja. "Kami juga menjelaskan tentang prosedur - prosedur klaim yang diwajibkan perusahaan untuk program - program jaminan tersebut," jelasnya kepada infonitas.com.

Tak hanya itu, kewajiban peserta terkait pembayaran iuran tepat waktu menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut. Lanjut Ratna, para peserta dalam hal ini sebagai perusahaan agar bisa melaksanakan pembayaran iuran sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. "Manfaatnya yang didapat jika tepat waktu dalam membayar iuran yaitu  bunga iuran yang lebih optimal, pelayanan terkait masalah klaim itu prosesnya bisa dilakukan lebih cepat dan lain sebagainya," paparnya

Saat ini, kata dia, jumlah perusahaan yang sudah bergabung dalam kepesertaan terdata sebanyak 2.667 atau 103 persen. Adapun target yang perusahaan upayakan BPJS-TK pada tahun 2018 yakni 574 perusahaan. "Dari data yang terhimpun hingga 13 Juli 2018 lalu hanya ada 596 perusahaan telah terdata menjadi peserta, artinya ini sudah melebihi target yang ditentukan. Seluruh perusahaan besar sudah terdaftar. Dan belum terdaftar biasa perusahaan baru dan baru beroperasional," ungkap Ratna.

Ratna berharap, keseluruhan perusahaan swasta yang baru berdiri bisa segera mendaftarkan BPJS Tenaga Kerja untuk menjamin para pekerjaannya. "Bagi yang belum mendaftar, ada sanksi administratif, denda hingga kurungan penjara. Namun, prosesnya cukup panjang," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda