Cibubur > Laporan Utama

Akhirnya Ada Lampu Lalulintas di Pertigaan Monumen Pancasila Sakti

Jumat, 12 Januari 2018 11:32 WIB
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Ronald Tanoso

Lampu Lalulintas di Pertigaan Monumen Pancasila Sakti
Lampu Lalulintas di Pertigaan Monumen Pancasila Sakti
Foto : Ronald Tanoso

Share this








Lampu lalulintas dipasang oleh Sudinhub Jakarta Timur untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di pertigaan Monumen Pancasila Sakti.

CIPAYUNG - Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Timur memasang lampu lalulintas di pertigaan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (11/1/2018). Pemasangan ini diharapkan bisa mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di pertigaan tersebut.

Kepala Seksi Lalulintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti  keluhan warga.

"Iya berdasarkan aduan warga, di pertigaan Lubang Buaya selama ini sering semrawut karena kendaraan saling berebut. Maka untuk mengatasi hal itu, kami pasang lampu lalulintas," ujarnya.

Pemasangan lampu lalulintas di pertigaan Lubang Buaya ini sebenarnya sudah pernah diajukan sejak akhir 2017 lalu. Namun, hal itu baru terlaksana. Menurut Andreas, pihaknya yang dibantu dari UP SLL, terlebih dahulu harus melakukan kajian di kawasan tersebut.

"Kami hitung dulu dampak bila dipasangkan lampu lalulinta sini. Dan ternyata, hasilnya baik, makanya awal tahun ini langsung kami pasang," kata Andreas.

Ditambahkan Andreas, pertigaan Lubang Buaya itu sendiri merupakan lokasi yang rawan macet parah. Pasalnya, di pertigaan tersebut menjadi jalur potong bagi kendaraan yang akan menuju Pondok Gede dan Halim.

"Bila sudah terkunci, kemacetan parah langsung terjadi. Bahkan bisa sampai Pondok Gede dan depan Asrama Haji " cetusnya. 

Oleh karena itu, Andreas menyebutkan pemasangan lampu lalulintas ini sifatnya masih sebagai uji coba. Dimana pihaknya ingin membiasakan para pengguna jalan agar sadar di lokasi tersebut ada lampu lalulintas.

"Karena puluhan tahun gak pernah ada lampu lalulintas, makanya kita ingin membuat pengendara sadar dulu suoaya terbiasa dan berharap kesemrawutan ini hilang," ungkapnya.