Cibubur > Komunitas

Stand Up Indo Cileungsi, Menambah Jam Terbang ke Sejumlah Daerah

Kamis, 16 Februari 2017 16:38 WIB
Editor : Admin | Reporter : Ronald

Komunitas Stand Up Indo Cileungsi
Komunitas Stand Up Indo Cileungsi
Foto : Lulus Nurhadi

Share this








Mereka hanya bercerita dari atas panggung. Lalu, setiap yang hadir terpingkal-pingkal. Mereka juga selalu melatih diri.

Info Komunitas - Mereka hanya bercerita dari atas panggung. Lalu, setiap yang hadir terpingkal-pingkal. Mereka juga selalu melatih diri. Berlatih membawakan materi lucu dalam satu wadah. Stand Up Indo Cileungsi, nama wadahnya.

Komunitas ini terbentuk pada pertengahan September tahun lalu. Idenya berawal dari tiga pemuda humoris. Adi Kuswanto atau Adi Kacida, Emon dan Desta. Di kemudian hari, tiga pemuda ini mulai merangkul anak-anak muda dengan hobi sama. “Karena, belum ada wadah yang dapat menampung atau menyalurkan ekspresi mereka,” ujar Adi Kacida, Ketua Stand Up Indo Cileungsi.

Untuk menjalin komunikasi, mereka menggunakan media sosial. Seperti twitter, facebook, dan Instagram. Open mic atau pertemuan rutin kerap dilakukan. Intinya, komunitas ini sangat terbuka untuk siapa saja. “Selama mau maju dan tetap konsisten, kita selalu support teman-teman tanpa paksaan,” imbuhnya.

Jika sebelumnya berjumlah belasan anggota. Kini, tiap open mic, jumlahnya bertambah menjadi 30-an anggota. “Anggota kita kebanyakan kalangan muda usia pelajar dan mahasiswa. Ada juga beberapa yang sudah bekerja seperti saya. Awalnya, kita bertemu di Rumah Makan Sunda di Cileungsi,” ujar Adi.

Kini, berbagai instansi kerap mengajak komunitas ini open mic. Setiap Jumat malam, mereka rutin open mic di Cafe Moza, Ruko Permata Cibubur Blok K5 No.8 Cileungsi, Bogor. Belum lama, komunitas ini tampil pada acara ulang tahun salah satu sekolah alam di Cibubur.

“Kita juga sering kok berkunjung ke komunitas stand up comedy yang ada di wilayah lain, seperti Bekasi, Depok, Jakarta, Bogor,” sambungnya. Komunitas ini makin banyak job. Sering tampil untuk acara pentas seni sekolah, coorporate, dan tempat wisata. 

Comic merupakan sebutan komedian yang tampil di atas panggung. Para comic Indo Cileungsi pun terus menggemakan kreativitasnya. Mereka rajin open mic di sejumlah daerah. “Mereka rela open mic ke Pemda Cibinong, Pemda Jakarta Timur, Bekasi, Kuningan Jakarta Selatan. Tak lain untuk menambah jam terbang, juga meningkatkan kepercayaan diri,” bebernya.

Untuk sharing komunitas, kini terjadwal sekali setiap pekan. Mereka berharap dapat memajukan stand up comedy untuk Indonesia. Dengan pemikiran menghibur yang smart. “Kita bedah sharing materi dan teknik. Jadi bagaimana kita dapat membawakan cerita dengan baik kepada audience dan bertukar ide-ide yang cemerlang,” tandasnya.