Cibubur > Komunitas

Multi Ras Cibubur, Penyambung Lidah Pecinta Musang Indonesia

Selasa, 03 April 2018 15:22 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ronald Tanoso

Komunitas Multi Ras Cibubur
Komunitas Multi Ras Cibubur
Foto : Ferico Anaska

Share this








Kehadiran Multi Ras Cibubur menjadi penyambung lidah bagi pecinta musang di Indonesia agar hewan tersebut dilestarikan.

CIBUBUR - Multi Ras Cibubur terbentuk pada 6 Juni 2013. Merupakan salah satu regional khusus yang dibentuk untuk mempromosikan Rumah Musang Indonesia yang sebelumnya dimiliki oleh Musang Lovers Indonesian. Selain itu, komunitas ini juga penyambung antar 4 regional besar yang menaungi Jabodetabek.

“Multi Ras merupakan kepanjangan dari Musang Lovers Transyogie Jalan Alternatif Sekitarnya. Komunitas ini terbentuk untuk mensosialisasikan hewan musang bukanlah hama dan bisa dipelihara sebagai bagian dari keluarga,” tutur Prima Ajitomo, Ketua Multi Ras Cibubur.

Menurutnya, Multi Ras Cibubur ini kerap mengadakan gathering. Untuk gathering yang sifatnya wajib, komunitas ini mengadakan pertemuan sebulan sekali di akhir pekan. Sedangkan, untuk gathering biasa rutin dilakukan di Jambore Cibubur pada pukul 07.00 WIB hingga selesai.

“Untuk gathering rutin, kita biasa kumpul setiap Minggu pagi. Kadang kita berkumpul di POPKI Cibubur depan Cibubur Junction. Untuk lebih jelasnya, gathering ini dapat dilihat melalui facebook komunitas yaitu www.facebook.com/groups/multiras ,” ujarnya.

Mengenai keanggotaanya kata dia, Multi Ras Cibubur tidak membatasi diri. Artinya, komunitas ini sangat terbuka terhadap siapa saja yang menginginkan bergabung dan peduli dengan binatang satu ini.

"Segala kalangan masyarakat, baik pecinta musang atau bukan, selama menganggap apa yang kami lakukan bermanfaat dan positif bisa bergabung dengan kami,” tegasnya.

Hingga kini, Prima mengaku anggota aktif komunitas terus bertambah. Bahkan sudah menjadi penyambung lidah untuk informasi seputar hewan musang di antara 4 regional besar yang menaungi Jabodetabek.

"Untuk ukuran nasional komunitas ini (MLI/P3MI) terus berkembang dan bahkan sekarang sudah hampir ada sekitar 70 region yang tergabung di dalamnya, seperti di Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi,” pungkasnya.