Sabtu, 01 Desember 2018 22:59:00
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati
Bukan Komunitas Pecinta Binatang Reptil Biasa
Sejumlah anggota Komunitas Expose Cijantung berfoto bersama.
Foto : Dwi Prastyo
 

CIBUBUR – Exotic Pets Owner Society (Expose) merupakan komunitas pecinta binatang, khususnya reptil dan sejumlah binatang eksotik lainnya yang didirikan pada 2 November 2013 lalu. “Saat ini Expose sudah berusia lima tahun. Belum lama kami mengadakan anniversary. Untuk anggota, saat ini kami memiliki 60 anggota dari beragam latar belakang,” papar Muhammad Riski Sudibyo dari Expose Cijantung, Jumat (30/11).

Lebih jauh Riski menuturkan, Expose rutin mengajak masyarakat untuk berhenti memusnahkan binatang berbisa yang ditemuinya. Anggota Expose sendiri umumnya memilih untuk memelihara ular, biawak, kura-kura, musang, serta sugar glider. “Komunitas ini terbentuk untuk menyalurkan hobi, sekaligus tempat untuk ngumpul bareng dan sharing tentang reptil maupun hewan peliharaan lainnya,” tandas Riski.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Expose adalah rutin melakukan edukasi kepada anak-anak, agar tidak takut dengan reptil, lewat kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah. Sebagai komunitas, Expose juga memiliki jadwal rutin untuk kongko bareng alias kopi darat (Kopdar) seminggu sekali.

Ditambahkan olehnya, sebagai komunitas pecinta binatang jenis reptile, Expose juga kerap kali diminta untuk membantu warga yang membutuhkan lewat keiatan Rescue. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kontak person tim Expose, akan meminta bantuan pihaknya saat terjadi situasi darurat, dimana ular, biawak atau musang masuk ke dalam rumah warga. “Kita juga memberikan pemahaman dan edukasi tentang reptil, serta cara untuk menghadapinya, agar warga tidak panik dan salah mengambil tindakan saat ada hwan liar masuk ke rumahnya,” pungkas Riski.
 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda