Minggu, 28 Oktober 2018 10:05:00
Editor : Fauzi | Reporter : Leny Kurniawati
Stadium dan Penanganan Osteoarthritis Atau Pengapuran Sendi
dr. Harjanto Effendi, Sp.OT
Foto : Dwi Prastyo
 

BEKASI – Osteoarthritis atau Pengapuran Sendi atau nyeri sendi  merupakan kondisi yang sering terjadi, saat sendi tulang rawan mulai menipis. Ini bagian dari jenis peradangan sendi. Menurut dr. Harjanto Effendi, Sp.OT, Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi RS Mitra Keluarga Cibubur, karena tulang rawan sendi tidak dapat tumbuh kembali dengan sendirinya dengan terapi obat dan fisik yang tersedia, maka solusi pada keadaan Osteoarthritis yang berat adalah dengan melakukan operasi artroplasti atau penggantian sendi.

Lebih jauh ia menerangkan, pengapuran sendi lama kelamaan bisa menyebabkan pembengkakkan secara berlebihan, membatasi aktivitas seseorang, bahkan sendi bisa membengkok menjadi berbentuk huruf ‘O’ atau ‘X’.

“Ada beberapa stadium pengapuran, yakni stadium ringan, stadium menengah dan stadium berat. Stadium ringan itu biasanya sendi terasa kaku saja, sementara stadium sedang itu sendi mulai sakit. Untuk stadium berat, pasti sudah sulit berjalan,” paparnya.

Lanjutnya, untuk penanganan stadium ringan, bisa dengan mengubah gaya hidup, rutin berolahraga, memberi suplemen tambahan untuk tubuh, yang kesemuanya itu sifatnya hanya untuk mengurangi gejala serta menghilangkan nyeri. ‘Untuk stadium menengah, harus dilakukan tindakan pemberian suntikan di dalam sendi. Tujuannya memperbaiki tulang rawan sendi,” terangnya.

Pada tahapan berat, biasanya diperlukan operasi atau pembedahan pada kasus-kasus tertentu, dimana obat-obatan tidak dapat lagi menghilangkan nyeri. Jenis pembedahan yang dapat dilakukan, Teropong Sendi (Artroskopi), Osteotomi (untuk memotong tulang untuk membuat permukaan sendi menjadi simetris kembali, serta Operasi Penggantian Sendi (Joint Replacement).

Pergantian sendi, misalnya pada pergantian Sendi Lutut, merupakan stadium akhir pada Osteoarthritis atau Pengapuran Sendi. "Kita melakukan tindakan Operasi Artroplasti Lutut (Knee Artrhtoplasty). Pada awalnya, operasi penggantian lutut dilakukan secara total, dengan cara melakukan pemotongan bagian sendi lutut luar dan dalam, tanpa melihat bagian lutut mana yang sebenarnya masih sehat. Namun secara statistik, tampak bahwa pola penipisan tulang rawan pada sendi, lebih banyak terdapat di satu bagian lutut, terutama lutut bagian tengah. Tulang atau sendi dibuat dengan simetris. Seperti, melakukan tindakan bedah. Kemudian, di ujung tulang kami lapisi dengan protesa atau bahasa lainnya adalah pen. Ini yang terakhir kita lakukan bila mencapai tahap stadium 4," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda