Cibubur > Kesehatan

Penyebab Kaki Bengkak Saat Masa Kehamilan

Kamis, 13 September 2018 16:34 WIB
Editor : Fauzi | Sumber : Go Dok

Ilustrasi Wanita Hamil
Ilustrasi.
Foto : istimewa

Share this








Kaki bengkak saat masa kehamilan perlu dicermati dengan baik. Bisa jadi pertanda Anda mengalami Preeklamsia dan harus segera ditangani dokter.

CIBUBUR – Salah satu kondisi yang umumnya dialami seorang calon ibu saat masa kehamilan adalah kaki bengkak. Tak jarang, timbul pertanyaan wajarkah kondisi kaki bengkak saat masa kehamilan. Bahkan, tidak sedikit yang cemas, lantaran tidak memiliki pengetahuan yang cukup.

Pada dasarnya, mengalami kaki yang bengkak saat sedang mengandung merupakan hal yang wajar. Apalagi jika usia kehamilan menginjak di trimester kedua. Hal tersebut terjadi karena kehadiran janin di dalam kandungan yang kemudian memengaruhi metabolisme dan kerja fungsi organ di dalam tubuh.

Selain itu, kaki bengkak saat hamil dapat terjadi karena ibu hamil menghasilkan hormon serta darah 50 persen lebih banyak dari biasanya, agar dapat membantu pertumbuhan janin dalam kandungan. Lalu, apa penyebab kaki bengkak saat hamil? Pertama tentu karena berat badan Anda naik, seiring dengan kian berkembangnya janin di dalam rahim Anda. Kaki harus menopang berat badan yang semakin bertambah dan menyebabkan pembengkakan kaki.

Penyebab lainnya bisa karena tersumbatnya aliran darah saat masa kehamilan. Umumnya, aliran yang tersumbat tersebut menumpuk di bagian kaki. Kondisi ini bisa memicu terjadinya Hipertensi. Penyebab berikutnya adalah kurangnya ibu hamil bergerak dan lebih memilih duduk atau berbaring. Kondisi ini biasanya terjadi saat kehamilan menginjak usia 24 minggu. Ini membuat aliran darah di kaki tidak lancar dan membengkak.

Terakhir, kaki bengkak saat masa kehamilan juga bisa menjadi pertanda penyakit berbahaya. Misalnya, jika kondisi kaki bengkak diikuti dengan gejala seperti sakit perut, pusing, kesulitan buang air kecil, mual dan gangguan penglihatan. Boleh jadi ini pertanda Anda terkena Preeklamsia, yang terjadi karena meningkatnya tekanan darah dan tingginya kadar protein di dalam urin. Biasanya hal ini terjadi ketika kehamilan menginjak usia 20 minggu.

 

Berita Terkait