Cengkareng > Profil

Nancy Margareth, Fokus Mencapai Target

Jumat, 02 Desember 2016 16:52 WIB
Editor : | Reporter :

nancy margareth
nancy margareth

Share this





Dia selalu menerapkan falsafah hidupnya dalam keseharian maupun berbisnis.

Nancy, demikian wanita tersebut biasa dipanggil, selalu menerapkan falsafah hidupnya dalam keseharian maupun berbisnis. Usahanya diawali lantaran kegemarannya berkunjung ke salon kecantikan. Hingga akhirnya pada 2006, Ia membuka Blow Me Salon di bilangan Taman Surya, Cengkareng. Kini, kesuksesan pun sudah Ia raih.

Namun, persaingan usaha yang tak terhindarkan mengharuskan Nancy melakukan inovasi yang kreatif. "Bekal ilmu yang didapat di bangku kuliah, saya kembangkan dan aplikasikan melalui usaha ini," tutur lulusan Sarjana Manajemen Wiraswasta Universitas Bina Nusantara ini. Tak hanya itu, Nancy juga menjalankan roda bisnisnya dengan kesungguhan dan kerja keras. "Setiap usaha harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Semuanya harus fokus untuk mencapai target," tambah Nancy.

Nancy pun semakin bersemangat mengelola usahanya, lantaran dukungan suami dan ketiga anaknya. Kini, Ia mulai merambah sektor bisnis lainnya dengan membuka gerai laundry di sebelah salon miliknya. Selain itu, Nancy juga membuka spa yang berada lantai 2 Blow Me Salon. Rasa kekeluargaan adalah hal yang paling utama untuk membina hubungan baik dengan para pelanggan dan karyawan. Dengan begitu semua akan berjalan dengan baik. Harapan ke depan bisa terus mengembangkan salon dan membuka cabang-cabang baru, ujar perempuan kelahiran Jakarta 4 Desember 1982 ini.


Profil sidebar kanan 1
Cengkareng > Profil

Aldi Septian, Mahir Dalam Kreasi Kopi

Selasa, 07 Januari 2015 17:30 WIB
Editor : | Reporter :

Aldi Septian
Aldi Septian

Share this





Keahlian yang dimiliki seorang barista membuat Aldi Septian tertarik dan merasa tertantang menekuni profesi ini. Ia pun belajar selama tiga bulan dari seorang teman.

“Menjadi tantangan tersendiri bagaimana menyajikan kopi yang tidak biasa," ujarnya. Ilmu yang ia dapat pun akhirnya disambut baik oleh Full Top Cafe. Tepatnya pada 2014, Aldi resmi menjadi seorang barista di kafe yang berada di daerah Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat.

Melalui kerja keras dan ketekunan, pria lulusan SMK ini semakin mahir dalam kreasi kopi. Kini, Aldi telah mampu membuat latte art, sebuah kreasi seni lewat media kopi. Berprofesi sebagai barista membuat Aldi seakan menemukan jati diri.

“Ada yang menarik ketika saya menjadi seorang barista, yakni saya dapat bebas berkreasi dan passion saya disini," terang pria kelahiran Jakarta, 28 November 1994.


Profil sidebar kanan 1
Cengkareng > Profil

Evi Gunawan, Cinta Dunia Pendidikan

Senin, 06 Januari 2015 14:23 WIB
Editor : | Reporter :

Evi Gunawan.
Evi Gunawan.

Share this





Berbekal disiplin ilmu sastra Inggris, niat menjadi pengajar dilakoni dengan mengajar di sejumlah bimbingan belajar bahasa Inggris di Jakarta. Usai kuliah, Evi Gunawan sempat bekerja sebagai marketing manager di PT Contromatic Prima Mandiri. Ia memandang marketing sebagai sesuatu yang baru untuknya dan penuh dengan tantangan.“Pengalaman seperti itu bisa membuat saya mengerti, bagaimana menjadi seorang pekerja yang baik. Walau pekerjaan ini bertolak belakang dengan basic saya,” ujar wanita kelahiran Jakarta 15 Juli 1985 ini.

Pun demikian, kecintaannya akan dunia pendidikan tidak pernah hilang apalagi padam. Kesempatan itupun datang. Dengan semangat dan kerja keras, Evi mampu mewujudkannya dengan mendirikan lembaga pendidikan yang diberi nama Faster English di kawasan Citra 6, Cengkareng, Jakarta Barat. “Dibutuhkan kerja keras, semangat, dan pantang menyerah,” kata Direktur Faster English ini.

Pengalaman yang dimilikinya tidak disimpan sendiri, tapi ia bagikan pada para pengajar Faster English. Berbagai teknik mengajar seperti cara menghadapi permasalahan dalam belajar pada anak dan memberi solusi terbaik di setiap pembelajarannya. Semua itu akhirnya melahirkan metode speak up, sebuah cara yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dalam percakapan bahasa Inggris.


Profil sidebar kanan 1
Cengkareng > Profil

Meny Tanujaya, Sukses Adalah Berkah

Selasa, 12 Mei 2015 15:14 WIB
Editor : | Reporter :

MENY TANUJAYA
MENY TANUJAYA

Share this





Cantik, awet muda, dan tubuh yang terawat. Itu kesan ketika bertemu dengan Meny Tanujaya. Tidak mengherankan karena Ia adalah Pemilik House Of Qiara (Meniq Salon) yang berada di Taman Surya, Cengkareng.  Dengan senyuman, Ia mulai menceritakan kisah awal keahlian dan membangun usaha kecantikan yang ditekuni saat ini.

Keahlian di dunia kecantikan diperoleh Meny dari banyak pengalaman pribadi. Berkunjung ke salon, mengikuti banyak seminar, workshop, dan bertukar pikiran dengan sesama rekan mejadi asupan ilmu untuk pengembangan pengetahuan dan keahliannya. “Pengalaman itulah yang membuatnya semakin percaya diri untuk membuka usaha salon kecantikan,” ceritanya.

Tiga tahun lalu, House Of Qiara (Meniq Salon) dibangunnya dengan suka hati dan rasa ingin berbagi. Menurutnya, sikap berbagi akan membawa usaha pada sebuah kesuksesan dan keberkahan. Namun, keberkahan itu dapat dicapai dengan pelayanan yang optimal. Semua itu sudah Ia buktikan dan rasakan seiring semakin ramainya salon miliknya.

Kelahiran 1 Mei 1970 ini mengatakan, selain memberikan pelayanan yang prima, pengelolaan usaha pun harus dengan sikap profesional. “Ini sama halnya ketika saya mengelola, mengatur keuangan, dan memberi semangat kepada para karyawan di salon. Keduanya tetap berjalan dengan baik,” tutur Meny yang juga berprofesi sebagai  pemimpin cabang di bank swasta ini.

Pengalaman dan keahlian yang dimiliki Meny tak hanya disimpan, tapi Ia bagikan pada rekan - rekan dan karyawannya. Ia memandang sebuah kesuksesan akan menjadi berkah dan terasa ketika ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat dibagikan ke orang lain. Untuk mencapai keberkahan hidup, orang juga harus mendekatkan diri pada Tuhan.


Profil sidebar kanan 1
Cengkareng > Profil

Dieng Kartikasari Tedjo, Kerja Keras dan Kerja Cerdas

Kamis, 16 April 2015 17:00 WIB
Editor : | Reporter :

DIENG KARTIKASARI TEDJO
DIENG KARTIKASARI TEDJO

Share this





Prinsip sukses dipegang teguh dengan kerja keras dan bekerja cerdas. Itulah prinsip wanita yang bernama Dieng Kartikasari Tedjo ini. Wanita kelahiran Rungkut, Surabaya, 13 Juni 1967 ini, memiliki motivasi besar yakni berkarier cemerlang. Ia mengatakan, lewat ketekunan, keyakinan, dan kemantapan hati seseorang dapat meraih segalanya. Hingga kini, dirinya tetap aktif memimpin Snow World International (SWI). SWI merupakan buah ide sang suami, yang ingin berbagi pengalaman merasakan musim dingin ke negara tropis seperti Indonesia.

Berkat keyakinan tersebut, kini bisnisnya berhasil merambah ke berbagai kota besar seperti Surabaya, Banjarmasin, Bandung, dan Jakarta.  “Harapan saya ke depan, mengembangkan bisnis ini dan memiliki tempat permanen. Snow World International di Taman Surya, Cengkareng, ini akan ada sampai 17 Mei 2015,” pungkasnya.


Profil sidebar kanan 1