Cengkareng > Laporan Utama

Panwaslu Jakbar Copot Spanduk Bernada Provokatif di Cengkareng

Rabu, 15 Maret 2017 15:11 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Spanduk provokatof di Cengkareng.
Spanduk provokatof di Cengkareng.
Foto : Wahyu Muntinanto

Share this

0


2


0

Saat mencopot spanduk Panwaslu sempat mendapatkan penolakan oleh ketua RW 04, Cengkareng Barat, Ali Rosyani.

CENGKARENG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerja sama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat melakukan penertiban spanduk bernada provokatif di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan, penertiban dilakukan di 17 titik wilayah Cengkareng. Sebelum penertiban pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan di wilayah tersebut. "Setelah dipetakan, untuk di Cengkareng ada 17 titik yang akan diturunkan, salah satunya di jalan Pondok Randu, Cengkareng, Jalarta Barat," Kata Puadi saat di hubungi media, Rabu (15/3/2017).

Dia menjelaskan, saat penertiban sejumlah spanduk di wilayah Cengkareng pihaknya sempat mendapatkan penolakan oleh ketua RW 04, Cengkareng Barat, Ali Rosyani. Penolakan itu terjadi ketika petugas Satpol PP menurunkan sebuah spanduk bernada provokatif di wilayah RW tersebut.

"Kami berikan penjelasan kepada ketua RW jika sepanduk tersebut harus dicopot. Hal tersebut tidak sesuai dengan UU nomor 10 tahun 2017 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota," tuturnya.

Puadi menambahkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada ketua RW 04 terkait dengan sejumlah spanduk bernada provokatif yang berada di kawasan RW 04, Cengkareng Barat. "Kalau ada protes akan diberi pengertian dalam rangka keamanan dan kedamaian wilayah. Besok kita akan panggil RW 04 yang melakukan penolakan tadi," tandasnya.