Bogor > Pendidikan

TKQu Al-Hidayah, TK Berbasis Al-Qur’an

Rabu, 19 April 2017 09:04 WIB
Editor : | Reporter :

TKQu Al-Hidayah
TKQu Al-Hidayah
Foto : Deni Januardi

Share this








Membentuk manusia bermoral dan berkarakter positif sesuai dengan nilai-nilai keagamaan. Inilah fokus utama TKQu Al-Hidayah.

Info Pendidikan - Usia dini merupakan waktu yang tepat untuk menentukan kesuksesan seorang anak di masa depan. Sebab pada usia 0 – 6 tahun, otak anak berkembang sangat cepat. Perkembangan fisik, mental, serta spiritual anak juga dimulai pada masa yang disebut dengan golden age ini.

Memanfaatkan masa emas tersebut, TKQu Al-Hidayah menghadirkan pendidikan yang sesuai untuk tumbuh kembang anak usia dini. Namun supaya kualitas manusia yang dihasilkan lebih sempurna, taman kana-kanak (TK) yang berlokasi di Bukit Cimanggu City ini menerapkan perangkat mata pelajaran tambahan selain kurikulum 2014. Yakni penerapan metode scientific (ilmiah) yang berbasis pada Al-Qur’an.

“Di masa golden age, anak dapat dengan mudah menyerap berbagai informasi. Anak juga lebih aktif dan cenderung ingin tahu tentang segala hal yang ada di sekitarnya. Makanya, kita memberi pengetahuan yang mereka perlu dan inginkan. Namun, dibarengi dengan landasan agama yang kuat supaya kelak jadi orang bermoral dan berkarakter positif,” ucap Ulfa Ramadhanoi Manyira Basyir, salah satu guru di TK tersebut.

Kurikulum yang TKQu Al-Hidayah terapkan disampaikan kepada para peserta didik dengan metode yang fun. Cara tersebut dinilai efektif karena selaras dengan watak anak-anak yang umumnya gemar bermain. “Dengan cara ini (bermain sambil belajar),kemauan belajar pada diri setiap anak akan tumbuh dengan sendirinya. Terlebih, bermain juga akan merangsang respon anak terhadap hal baru di sekelilingnya,” imbuh Ulfa.

Dalam mendidik murid-muridnya, TKQu Al-Hidayah membagi kelas ke dalam tiga tingkatan berbeda. Yaitu kelas Playgroup, TK A, dan TK B. Setiap kelas terdiri dari 15 anak yang di-handle oleh satu tenaga pengajar. “Di setiap kelas, kami juga mengenalkan bahasa Inggris dan komputer. Sebab, kami juga meyiapkan para peserta didik untuk menghadapi era globalisasi," pungkas Ulfa.