Bogor > Pendidikan

Bullying Di SMAN 7 Bogor

Polresta Bogor Selidiki Kasus Dugaan Bullying di SMAN 7 Kota Bogor

Jumat, 15 September 2017 16:10 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter : Nasarudin Albaany

Bullying
Ilustrasi: Anak dibully. (media.philly.com)
Foto : istimewa

Share this








Polresta Kota Bogor sudah menerima laporan dan akan selidiki kasus dugaan bullying yang terjadi di SMAN 7.

BOGOR - Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Ahmad Choyruddin mengaku sudah menerima laporan resmi dari Saeful Anam, orang tua LJ (16), siswa yang menjadi korban dugaan bullying di SMAN 7 Kota Bogor oleh seniornya.

"Orang tua siswa yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya, sudah datang melapor semalam," kata dia saat dihubungi, Jumat (15/9).

Setelah mendapatkan laporan, lanjut Ahmad, pihaknya langsung akan melakukan penyidikan dan memerintahkan penyidik untuk mendatangi sekolah yang berada di Jalan Palupuh Ujung, Kelurahan Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, tersebut.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk pihak sekolah untuk diminta keteranganya. Pasal yang dilaporkan dalam laporan pengaduan yang dibuat yakni Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan UU Perlindungan Anak Di Bawah Umur.

"Untuk pelapor, yakni orang tua dan anaknya, sudah diminta keterangan dan menjalani BAP oleh penyidik dan saksi lainya menyusul," jelasnya.

Saeful Anam, orang tua LJ (16) yang menjadi korban bullying berharap, polisi bertindak tegas, sehingga hal ini menjadi efek jera bagi siswa lain agar tidak lagi melakukan hal serupa.

"Ini sudah tindakan kriminal, bukan lagi kenakalan remaja, sehingga kejadian ini pun saya laporkan ke polisi, bahkan saya pun sudah mengeluhkan ini pada KPAI," kata Saeful.