Bogor > Pendidikan

Bullying Di SMAN 7 Bogor

Orang Tua Korban Bullying di SMAN 7 Bogor Lapor Polisi

Jumat, 15 September 2017 15:55 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter : Nasarudin Albaany

Ilustrasi stop bullying.
Ilustrasi stop bullying.
Foto : istimewa

Share this








Saeful Anam, orang tua dari LJ (16), korban bullying siswa senior SMA Negeri 7 Kota Bogor, akhirnya melapor ke Polresta Bogor.

BOGOR-Saeful Anam mengaku sudah membuat laporan resminya di Polresta Bogor Kota terkait kasus anaknya. 

“Kejadian yang menimpa anak saya dan beberapa orang temannya ini dilakukan di lingkungan sekolah SMAN 7 Kota Bogor," ujarnya, Jumat (15/9).

Saeful mengaku, dirinya tidak menaruh curiga saat anaknya yang baru beberapa bulan masuk di SMAN 7 Kota Bogor ini, menjadi korban bully yang dilakukan oleh senior di sekolahnya. LJ memang sempat mengeluh kalau dikerjai oleh seniornya.Awalnya Saeful anggap itu biasa saja, karena Saeful berpikir anaknya masih bisa membela diri.

Namun, usai mendengar cerita bahwa Sang Anak dipaksa untuk menenggak minuman keras dan mendapat perlakuan kasar dari kakak kelasnya, Saeful pun berang dan melaporkan hal ini kepada pihak sekolah.

"Pas bubaran sekolah, anak saya dan tiga orang temannya dipaksa menenggak miras. Dia juga diajarkan cara tawuran sampai dipukuli oleh kakak kelasnya. Ada sekitar 20 orang, mereka ada yang dari kelas XI dan XII," bebernya.

Akibat kejadian tersebut, korban menjadi tidak mau berangkat ke sekolah. Alasannya, trauma dan takut jika kakak kelasnya kembali melakukan hal yang sama.