Bogor > Laporan Utama

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Terminal Baranangsiang

Kamis, 07 September 2017 21:00 WIB
Editor : Melati Amaya DS | Reporter : Nasarudin Albaany

warga swadaya perbaiki jalan terminal baranangsiang
Warga swadaya perbaiki jalan di Terminal Baranangsiang.
Foto : Nasarudin Albaany

Share this








Puluhan warga yang tergabung dalam Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) Kota Bogor kembali melakukan perbaikan jalan dengan betonisasi.

BOGOR-Perbaikan tahap dua sepanjang 13 meter di pintu keluar terminal tersebut menelan dana Rp 18 juta.  Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh warga dengan menggalang dana dari para sopir dan penumpang serta warga terminal.

Hal ini terpaksa harus mereka lakukan lantaran merasa prihatin melihat kondisi jalan rusak yang berlangsung selama bertahun-tahun, namun tak kunjung diperbaiki oleh Pemkot Bogor.

"Perbaikan jalan ini hasil penggalangan dana selama sebulan setengah. Tahap pertama perbaikan jalan sepanjang 15m dan sekarang sepanjang 13 m. Kami komit seluruh jalan di atas lahan terminal seluas 2,1 hektar ini akan diperbaiki," kata Ketua KPTB Kota Bogor, Teddy Irawan.

Teddy bertutur aksi ini tidak ada satu rupiah pun dana dari Pemkot Bogor. Padahal, sebelumnya warga telah berupaya menyambangi Pemkot Bogor, tapi tidak membuahkan hasil. Pemkot Bogor menjawab laporan warga sebelumnya karena terhalang perjanjian kerjasama dengan PT. PGI (optimalisasi terminal Baranangsiang). Bahkan, sebulan lalu warga juga sempat berdiskusi dengan DPRD, tapi tetap saja tak ada kejelasan.

Teddy menuturkan bahwa kondisi jalan di area terminal Baranangsiang sudah tampak memprihatinkan sejak 2012. Dulu warga sempat tambal seadanya. Sementara itu, seorang sopir bus Haidir (43), mengatakan bahwa kondisi terminal sudah kian memprihatinkan jika dibandingkan dengan kondisi terminal lain seperti Terminal Kampung Rambutan atau Terminal Bekasi.

“Ketidaknyamanan di terminal ini sudah lama kita rasakan. Untung sekarang ada inisiatif dari warga untuk memperbaiki jalan secara swadaya. Semoga pemerintah juga ada perhatian terhadap kondisi terminal," pungkasnya.