Bogor > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Rawan Mobilisasi Massa ke Jakarta, Polda Jabar Pantau Bogor

Selasa, 18 April 2017 11:55 WIB
Editor : Ivan | Sumber : Detik.com

Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan
Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan
Foto : istimewa

Share this





Bogor menjadi salah satu dari 39 titik akses ke Jakarta yang dinilai rawan mobilisasi massa. Makanya, Polda Jabar fokus pada Kota Hujan.

BOGOR – Terkait isu mobilisasi massa pada Pilkada DKI Jakarta Putaran Dua besok, Rabu (19/4/2017), Polda Jawa Barat (Jabar) meningkatkan pengamanan. Polda bahkan memantau langsung 39 titik akses ke Jakarta.

Pemantauan ini dilakukan karena Polda Jawa Barat melarang mobilisasi massa ke DKI Jakarta selama kegiatan Pilkada berlangsung.

"Kita mengantisipasi massa yang akan ke DKI Jakarta. Ada 39 titik-titik rawan sudah kita antisipasi. Semua polres sudah diinstruksikan siaga di wilayahnya masing-masing," ucap Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Anton menjelaskan, ke-39 titik rawan tersebut merupakan akses menuju ke DKI Jakarta. Wilayah-wilayah perbatasan juga sudah diantisipasi dengan dilakukan penyekatan oleh personel Polda Jabar.

"Selain titik akses yang berbatasan dengan Jabar seperti Purwakarta, Depok, dan Bogor, kita juga melakukan antisipasi baik di jalur tol, stasiun, dan terminal," tutur Anton.

Baca Juga : 16.00 WIB, Batas Akhir Pengambilan Formulir C6

Jika mendapati kerumunan massa yang hendak berangkat ke Jakarta, kata Anton, Polisi sudah menyiapkan langkah penindakan terhadap warga Jabar.

"Teknisnya dari mulai soft dengan mengimbau untuk mengurungkan niat, sampai tindakan tegas jika diperlukan," katanya.

Larangan berangkat ke DKI Jakarta sudah dituangkan dalam maklumat Kapolda Jabar bernomor Mak/01/IV/2017. Maklumat ini dikeluarkan semata-mata agar warga Jabar tidak ikut campur, apalagi mengganggu kelancaran pesta demokrasi DKI Jakarta.