Bogor > Laporan Utama

Polisi Periksa Pemilik Gudang Penimbun Bawang Putih Impor di Bogor

Jumat, 19 Mei 2017 15:25 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Sumber : dbs

Ilustrasi pedagang bawang putih
Ilustrasi pedagang bawang putih
Foto : istimewa

Share this








Pemilik gudang penimbun bawang putih impor dari China tidak mempunyai IMB dan izin usaha.

BOGOR - Gudang penimbun bawang putih impor milik Khaerul, digrerbek Satgas Pangan Satreskrim Polresta Kota Bogor bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor pada Kamis, 18 Mei 2017. Dalam penggerebegakan ini ditemukan dua truk berisi bawang putih asal China masing-masing seberat 8,5 ton.

Di gudang yang terletak di kawasan pemukiman tersebut, juga terdapat puluhan karung jaring warna merah berisi bawang putih serta bawang bombay.

Polisi juga menyita 25 ton bawang putih di dalam truk kontainer milik Khaerul yang akan didistribusikan ke Pasar Induk Kemang, Bogor karena tidak bisa menunjukkan dokumen.

"Mereka tidak bisa menunjukkan dokumen dari pengadaan bawang putih dan bawang bombay impor. Alasannya ada di pemilik," ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Candra Sasongko, Jumat (19/5/2017).

Baca juga ; Kenaikan Harga Bawang Putih

Dari hasil penggerebekan itu, polisi menyita 5 karung bawang putih di gudang dan 25 ton bawang putih dari truk kontainer.

Menurut Candra, khaerul tidak memiliki izin usaha dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk gudang. "Bagaimana bisa jadi importir atau distributor kalau tidak punya izin usaha," kata Candra.

Saat ini khaerul sedang dalam pemeriksaan pihak Satreskrim Polresta Kota Bogor, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Pemilik sedang kami panggil dan akan diperiksa hari ini. Karena kemarin pemilik sedang ada di Jakarta, anggota masih menelaah dokumen-dokumennya, " tutup Candra.