Bogor > Laporan Utama

Kondisi Terkini Angkot dan Ojek Online di Bogor

Jumat, 24 Maret 2017 10:32 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Keakraban sopir angkot dan driver ojek online di Bogor.
Keakraban sopir angkot dan driver ojek online di Bogor.
Foto : istimewa

Share this








Setelah deklarasi damai, angkot dan ojek online di Kota Bogor mulai beroperasi normal.

BOGOR - Usai deklarasi damai ditandatangani pihak ojek online dan sopir angkot, terlihat keakraban diantara kedua belah pihak yang sempat bertikai tersebut. Tidak ada lagi bersitegang ataupun raut kekesalan diantara mereka.

Kini, driver ojek online dan supir angkot  sama-sama akan mentaati isi dari kesepakatan yang sudah dibuat. Mereka siap berdampingan dalam mencari nafkah.

Perwakilan Go-Jek Gerry mengatakan, dengan adanya deklarasi ini semua pihak merasa lebih aman, termasuk masyarakat.

“Sekarang masyarakat bisa leluasa dan aman saat menggunakan angkot ataupun ojeg online,” katanya.

Ia melanjutkan, bentrokan yang sempat terjadi justru melahirkan hubungan pertemanan di antara para driver ojeg online dan supir angkot. Sekarang, keduanya bisa saling menghargai dan memahami.

Namun jika lain hari ada kejadian serupa, kata Gerry, keduanya sepakat untuk menyerahkan masalah tersebut ke pihak yang berwajib.

“Harapan kami kedepannya semoga Kota dan Kabupaten Bogor ini lebih aman seperti sebelum-sebelumnya, bisa sama-sama mencari rejeki dan masyarakat tidak merasa dirugikan,” katanya.

Baca Juga : 175 Jalan Perumahan di Tangsel Masih Gelap

Hal serupa juga dijelaskan Koordinator Wilayah Grab Bike Arif Burhan. Ia bilang, kesepakatan ini dibuat untuk kebaikan bersama dan tidak ada yang saling dirugikan. Malah sebaliknya, menguntungkan kedua belah pihak untuk sama-sama membuat Kota Bogor aman,  nyaman, dan tentram.

“Sebab pertikaian terjadi karena ada kecemburuan dari pihak angkot terkait belum adanya peraturan atau kebijakan pemerintah tentang transportasi online. Sekarang kan sedang dibahas peraturannya. Kami juga sudah sama-sama sepakat untuk berdamai dan mentaati isi deklarasi,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Sopir Angkot Ikhsan mengatakan, ia dan teman-teman sopir lainnya menjamin tidak akan ada keributan lagi antara ojeg online dan supir angkot. Ia juga mengaku siap bertanggung jawab jika ada kejadian serupa nantinya.

“Deklarasi ini akan disosialisasikan dan dipatuhi oleh seluruh supir angkot,” tegas dia.