Bogor > Laporan Utama

Komunitas Eco Fun Indonesia Siap Gelar Festival Anak di Bogor

Kamis, 13 Juli 2017 09:45 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Walo Kota Bogor Bima Arya dan Komunitas Eco Fun Indonesia.
Walo Kota Bogor Bima Arya dan Komunitas Eco Fun Indonesia.
Foto : istimewa

Share this








Agustus nanti, komunitas Eco Fun Indonesia menggelar Eco Fun Go Asean Festival di Balaikota Bogor. Festival ini baru pertama digelar di Kota Hujan.

BOGOR - Eco Fun Go Asean Festival siap digelar untuk pertama kalinya di Plaza Balaikota Bogor, Minggu (27/08/2017) mendatang. Festival ini diinisiasi komunitas Eco Fun Indonesia, yakni sebuah komunitas yang berfokus pada isu lingkungan dan game edukasi untuk anak, dan telah eksis di Kota Bogor sejak tahun 2009.

Founder Eco Fun Indonesia Annisa Hasanah mengatakan, Eco Fun Go Asean Festival diperuntukkan bagi anak-anak usia sekolah dan orangtua. Tujuannya, agar mereka lebih peduli dengan lingkungan.

“Ajang festival ini juga untuk mempromosikan Kota Bogor sebagai Green City dan kota ramah anak. Konsep festivalnya adalah perlombaan, expo, hingga bazar,” jelasnya saat ditemui seusai audiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di ruang Paseban Punta, Balaikota Bogor, baru-baru ini.

 Sedikitnya, lanjut Annisa, ada empat perlombaan yang akan digelar dalam festival tersebut. Tiga di antaranya adalah turnament Ecofunopoly raksasa ukuran 4x4 meter untuk siswa kelas IV-VI, lomba mewarnai dan menggambar bagi anak-anak TK atau SD kelas I-III, dan lomba daur ulang bagi anak dan orangtua.

“Anak dan orangtua akan diberikan misi untuk mendaur ulang sampah se-kreatif mungkin,” imbuh Annisa.

Lebih jauh ia menjelaskan, pada kegiatan expo, akan ditampilkan foto-foto dari semua kegiatan Eco Fun Komunitas yang sudah digelar. Baik yang digelar di Kota Bogor, Filipina, maupun yang di Myanmar. Hal ini bertujuan agar pengunjung dapat merasakan nuansa Asean di Festival ini.

Sementara Bazar, lanjutnya,  akan diisi berbagai komunitas serta organisasi yang mempunyai inovasi dibidang pendidikan atau lingkungan untuk saling berbagi. “Intinya, festival ini jadi wadah interaksi bagi anak-anak dan orang tua untuk mengenal berbagai isu lingkungan. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi acara tahunan,” terangnya.