Bogor > Laporan Utama

Kemenhub Sidak ke Terminal Baranangsiang Bogor

Kamis, 15 Juni 2017 17:00 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

(Plt) Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati saat sidak ke Terminal Barangsiang.
(Plt) Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati saat sidak ke Terminal Barangsiang.
Foto : istimewa

Share this








Sidak Kemenhub ke Terminal Barangsiang Bogor bertujuan untuk mengecek kelaikan bus di terminal Tipe A tersebut.

BOGOR - Menjelang arus mudik angkutan lebaran tahun 2017, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Baranangsiang, Bogor Timur, Kamis (15/6/2017). Dalam sidak tersebut, BPTJ melakukan pengecekan kelaikan bus yang beroperasi di sana.

Hadir dalam sidak Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati, dan Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji.

Petugas menyasar bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang sedang menunggu penumpang di jalur keberangkatan Terminal Baranangsiang.

Petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan setiap bus, tetapi juga mengecek seluruh alat kelengkapannya seperti lampu dekat, lampu jauh, lampu rem, lampu sein, lampu mundur, ban, pintu darurat, dongkrak, dan peralatan lainnya.

Sementara terhadap bus yang surat-suratnya lengkap dan peralatan kendaraannya tidak bermasalah, petugas langsung memasang stiker yang menyatakan bahwa bus tersebut laik jalan untuk angkutan Lebaran tahun 2017.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pihaknya sudah mengecek kelaikan bus dan sementara ini kondisinya baik semua. “Kami akan cek lagi secara rutin menjelang arus mudik lebaran, dimulai dari H-7, H-5 sampai H-2,” kata Bima.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bogor Rakhmawati mengatakan bahwa untuk armada, pihaknya sudah menyiapkan 450 lebih armada bus. Sementara berdasarkan prediksi, jumlah armada dibandingkan dengan jumlah pemudik yang menggunakan Terminal Baranangsiang akan kelebihan armada sampai 10-11 persen. “Artinya armada bus dalam posisi aman,” jelas Rakhmawati.

Di tempat yang sama, Plt Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, bus yang diizinkan berangkat harus memenuhi kriteria, baik itu dari dokumen perjalanan maupun teknis kendaraannya. Pemeriksaan terhadap bus akan diintensifkan menjelang masa angkutan lebaran karena masyarakat membutuhkan angkutan yang aman dan nyaman.

Saat ditanyakan mengenai progres Terminal Baranangsiang yang akan diserahkan ke Pemerintah pusat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pengelolaan terminal Tipe A, Bambang menyebut saat ini tengah dalam proses.

“Saat ini kan semua terminal tipe A akan dikelola pusat. Khusus untuk terminal Baranangsiang ini sudah berproses. Proses ini memang harus cepat-cepat, pokoknya tahun ini harus sudah selesai karena sudah lama, Insya Allah BPTJ mencoba untuk memfasilitasi prosesnya agar dipercepat sehingga nanti pembangunan terminal ini tidak terganggu,” kata Bambang.