Bogor > Laporan Utama

Ini Kesepakatan Kepala Daerah Bogor dalam Menuntaskan Masalah Transportasi

Jumat, 24 Maret 2017 10:18 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Bupati Bogor Nurhayanti dan Wali Kota Bogor Bima Arya
Bupati Bogor Nurhayanti dan Wali Kota Bogor Bima Arya
Foto : istimewa

Share this








Kesepakatan ini dibuat, dan selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Pusat agar bisa sinkron dengan Peraturan Menteri Perhubungan.

BOGOR - Bupati Bogor dan Wali Kota Bogor melakukan rapat koordinasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) di Pendopo Kabupaten Bogor, Kamis (23/03/17) sore. Pertemuan kedua daerah itu membahas gejolak antara ojek online dan sopir angkot, serta menyiapkan payung hukum dalam pengaturan transportasi berbasis online.

"Jadi kita sudah sepakat di masing-masing daerah dengan ojek online dan sopir angkot untuk menjaga kondusifitas di masing-masing daerah. Tinggal nanti kita berbagi tugas bagaimana mengawal kesepakatan ini betul betul dijalankan," kata Bupati Bogor Nurhayanti.

Terkait regulasi transportasi online, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu perubahan peraturan dari kementrian pusat. Keduanya dijadwalkan bertemu dengan Dirjen Perhubungan Kemenhub untuk melanjutkan pembahasan ini, Jumat (24/3/2017).

"Mudah-mudahan ini ada langkah kongkrit yang bisa langsung diimplementasikan. Insya Allah saya sebagai Bupati dan Wali Kota Bogor akan bertanggung jawab agar kondisi stabil kembali dan tidak ada yang dirugikan. Tidak ada yang dilarang, tapi ini akan ditata dan diatur," imbuh Nurhayanti.

"Kami akan mendorong kementrian pusat melalui Pemerintah Jawa Barat untuk mengatur ojek online di bawah BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek)," lanjutnya.

Baca Juga : Konvensional vs Online, Pengamat : Momentum Perbaikan Transportasi

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan ada tiga tahapan yang akan dilakukan. Tahapan pertama adalah menyelesaikan konflik bekerja sama dengan TNI dan Polri.

“Kedua adalah kesepakatan damai baik di Kabupaten Bogor maupun di Kota Bogor antara ojek online dan sopir angkot,” katanya.