Bogor > Laporan Utama

Disdik Kota Bogor : Perwali Tentang Pendidikan Inklusif Segera Dibuat

Rabu, 11 Oktober 2017 11:18 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi sekolah
Ilustrasi sekolah
Foto : istimewa

Share this








Disdik Kota Bogor mengatakan segera menerbitkan Perwali tentang pendidikan inklusif, agar sekolah tetap menerima Anak Berkebutuhan Khusus.

BOGOR  - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin menargetkan bisa segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Tentang Pendidikan Inklusif. Menurutnya Perwali tersebut penting untuk mengatur sekolah inklusif agar ketika kepala sekolah berganti akan tetap menjalankan kewajibannya menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

"Karena kan kalau belum ada Perwali, khawatir persepsinya menjadi beda lagi. Makanya kita dorong untuk segera dibuat Perwali tentang Pendidikan Inklusif ini," ujar Fahrudin, Rabu (11/10/2017).

Pria yang akrab disapa Fahmi ini berharap agar Perwali ini dapat selesai dalam satu atau dua bulan kedepan. Mengingat Perwali tidak terlalu sulit dibandingkan dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Wali Kota sudah sangat memahami akan kebutuhan ABK. 

"Nanti di Perwali bisa jadi akan ada tulisan ABK perlu mendapatkan perhatian di alat pembelajaran atau alat bantu agar mereka bisa belajar dan bisa dianggarkan untuk itu," terangnya. 

Setelah Perwali dibuat, lanjut Fahmi, tahap kedua adalah dengan meningkatkan mutu layanan melalui kompetisi guru-gurunya, salah satunya melalui sosialisasi. Sedangkan tahap ketiga menuju sekolah ramah anak termasuk sekolah ramah ABK.

"ABK harus mendapatkan tempat yang aman di sekolah. Kalau misalnya harus pakai kursi roda, tempat alat kursi rodanya harus ada jangan tangga semua. Nanti masuk ke fisik, kamar mandinya harus ramah ABK juga," imbuhnya. 

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bogor Bima Arya mendukung usulan tersebut. "Iya, boleh dibuat Perwali kalau perlu penguatan dalam landasan hukum akan dilakukan. Serta akan berkoordinasikan dengan dewan, mengingat komitmen ini memerlukan dukungan dewan untuk menambah anggaran," pungkasnya.