Bogor > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Dengan Senjata Lengkap, Polisi Siaga di Stasiun Bogor

Rabu, 19 April 2017 06:00 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Ivan Dipiadi

Sejumlah aparat Kepolisian berjaga di Stasiun Bogor.
Sejumlah aparat Kepolisian berjaga di Stasiun Bogor.
Foto : Ivan Dipiadi

Share this








Penjagaan dilakukan untuk mencegah mobilisasi massa dari Bogor ke Jakarta pada hari pencoblosan Pilkada DKI ini.

BOGOR - Polisi berseragam dan bersenjata lengkap memadati Stasiun Bogor, Rabu (19/4/2017) pagi. Penjagaan dilakukan untuk mencegah mobilisasi massa dari Bogor ke Jakarta pada hari pencoblosan Pilkada DKI ini.

Pantauan di lokasi, puluhan petugas Kepolisian dari Polresta Bogor Kota itu berjaga di sejumlah titik. Mulai dari pintu masuk stasiun, area tiketing, hingga lorong menuju peron tempat penumpang menunggu kereta. Penjagaan ini terlihat mulai dilakukan dari Selasa (18/4/2017) malam hingga Rabu pagi tadi.

Sejumlah perwira Polisi mulai dari kompol hingga kombes bahkan sempat terlihat mengawasi anggotanya di Stasiun Bogor.

Penjagaan ini dilakukan sesuai dengan Maklumat Kapolda Jawa Barat (Jabar). Maklumat bernomor Mak/01/IV/2017 tersebut dikeluarkan semata-mata agar warga Jabar tidak ikut campur, apalagi mengganggu kelancaran pesta demokrasi DKI Jakarta. 

Sebelumnya diberitakan, terkait isu mobilisasi massa pada Pilkada DKI Jakarta Putaran Dua hari ini, Rabu (19/4/2017), Polda Jawa Barat (Jabar) meningkatkan pengamanan. Polda bahkan memantau langsung 39 titik akses ke Jakarta.

Pemantauan ini dilakukan karena Polda Jabar melarang mobilisasi massa ke DKI Jakarta selama kegiatan Pilkada berlangsung.

"Kita mengantisipasi massa yang akan ke DKI Jakarta. Ada 39 titik-titik rawan sudah kita antisipasi. Semua polres sudah diinstruksikan siaga di wilayahnya masing-masing," ucap Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).

Anton menjelaskan, ke-39 titik rawan tersebut merupakan akses menuju ke DKI Jakarta. Wilayah-wilayah perbatasan juga sudah diantisipasi dengan dilakukan penyekatan oleh personel Polda Jabar.

"Selain titik akses yang berbatasan dengan Jabar seperti Purwakarta, Depok, dan Bogor, kita juga melakukan antisipasi baik di jalur tol, stasiun, dan terminal," tutur Anton.