Bogor > Laporan Utama

Bullying SMAN 7 Bogor

Bullying di SMAN 7 Kota Bogor, Aparat Segera Periksa Pihak Sekolah

Selasa, 19 September 2017 14:17 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi - Bullying
Ilustrasi - Bullying
Foto : istimewa

Share this








Aparat segera memeriksa pihak sekolah terkait kejadian Bullying di SMAN 7 Kota Bogor, yang terjadi di lingkungan mereka.

BOGOR -  Polresta Bogor Kota hingga kini masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus bullying yang menimpa LJ (16) siswa kelas X dan diduga dilakukan oleh seniornya di SMA Negeri 7 Kota Bogor.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Ahmad Chaerudin mengatakan, hingga kini pihaknya telah memeriksa sebanyak lima orang saksi. Kelima saksi tersebut merupakan teman korban yang sama-sama duduk dibangku kelas X. 

"Sejauh ini baru lima orang saksi kami periksa. Mereka merupakan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota Bogor," kata dia, Selasa (19/9/2017).

Tak hanya itu, pihak kepolisian dalam waktu dekat juga akan memanggil pihak sekolah untuk ikut diperiksa. Sebab, bullying terjadi di sekolah yang berada di Jalan Palupuh No 7, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara itu.

"Untuk pihak sekolah, rencananya akan diundang minggu ini untuk diperiksa," ungkap Ahmad.

Ia menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikembangkan, karena orang tua korban, telah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Aksi bullying ini merujuk pada Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan UU Perlindungan Anak di Bawah Umur.

"Orang tuanya sendiri sudah kami periksa sebagai saksi. Nanti, perkembangannya terus kami infokan," tuntasnya.

Sebelumnya, Saeful Anam selaku orang tua korban menilai bahwa apa yang menimpa anaknya bukan lagi kenakalan remaja, melainkan masuk ranah tindak kriminal. Maka dia pun meminta kepolisian bertindak tegas untuk memberi efek jera kepada siswa lain.

"Sudah kriminal namanya. Makanya saya lapor polisi. Saya juga mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)," cetusnya.