Bogor > Laporan Utama

Bayar Lebih, Penumpang Ini Tetap Kena Aniaya Pengemudi Ojek Online

Jumat, 11 Agustus 2017 08:59 WIB
Editor : Waritsa Asri | Sumber : Dbs

Ilustrasi Ojek Online dan Penumpang (Ist)
Ilustrasi Ojek Online dan Penumpang (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Seorang penumpang mengalami tindak aniaya pengemudi ojek online padahal sudah membayar ongkos lebih.

BOGOR – TH (22) warga Sampang, Jawa Timur, menjadi  korban penganiayaan pengemudi taksi online saat menumpang dari Ciracas, Jakarta Timur, menuju Cileungsi, Kabupaten Bogor.

TH mengungkapkan kronologi penganiayaan berawal, ketika dirinya memesan taksi online melalui aplikasi pada Selasa (8/8/2017) selepas Magrib. Tak berapa lama, pesananan diterima pengemudi DI menggunakan mobil B 1251 SYG.

Lewat pesanan aplikasi, harga dari Ciracas Kelapadua Wetan, Jakarta Timur, menuju lokasi di Metropolitan Land (Metland), Cileungsi, Kabupaten Bogor tertera Rp 68.000.

"Saat itu memang saya membawa barang berupa terpal dan awalnya saya bilang ke pengemudi akan membayar lebih," terangnya, Kamis (10/8/2017).

Sekira pukul 20.00 WIB, kendaraan tiba di lokasi tujuan. Kemudian, korban TH menurunkan terpal dari atas kendaraan. Tak lama, TH pun membayar ongkos Rp 100.000, dari seharusnya Rp 68.000.

Saat sudah dibayar, mobil sempat pergi tapi tak berapa lama kembali lagi,”Dia minta ongkosnya tetap ditambah. Saya heran, padahal sudah saya kasih lebih Rp 32.000, masih saja nagih," ungkapnya.

Akan tetapi, korban tidak membawa uang lebih. Dompetnya hanya tertinggal Rp 100.000 dan sudah diberikan seluruhnya untuk ongkos. Percekcokan terjadi. Hingga DI pun melampiaskan kekesalannya dengan memukul TH.

Korban yang bertubuh kecil tidak bisa melawan dan menjadi bulan-bulanan DI. Akibatnya, TH mengalami luka sobek di pelipis mata kiri, dan bengkak di hidung. Melihat korban tak berdaya, pelaku meninggalkannya pergi.

Setelah kejadian, TH dibantu warga dirujuk ke sebuah klinik, dan ia pun melaporkannya ke Kepolisian Sektor Cileungsi.

Kapolsek Cileungsi Ajun Komisaris Jaka Mulyana dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan untuk mencari pengemudi sopir tersebut. "Korban sudah dimintai keterangan dan visum. Kami tengah mencari pelakunya," terang Jaka.