Bogor > Laporan Utama

Batas Waktu Proyek Pedestarian Kebun Raya Bogor

Kamis, 22 Desember 2016 13:03 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Akb

Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.
Foto :

Share this








Politisi PPP ini menegaskan, apabila pekerjaan tak selesai tepat waktu dengan dalih cuaca, alasan tersebut tidak dapat diterima.

BOGOR – Proyek pedestarian tengah berjalan di sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) saat ini. Batas waktu habis kontrak diketahui hari ini, Kamis (22/12/2016) dengan nilai anggaransekitar RP32 miliar. Tetapi, pembangunan belum kunjung rampung yang dilakukan oleh PT Wiraloka Sejati.

“Kalau tak beres tepat waktu mesti diberikan sanksi. Entah dikenakan denda, diputus kontrak atau black list. Kalau ada rekomendasi perpanjangan waktu, harus melihat apa dasarnya,”kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin di GOR Padjajaran, Tanah Sareal, Bogor, Rabu (21/12/2016) malam.

Politisi PPP ini menegaskan, apabila pekerjaan tak selesai tepat waktu dengan dalih cuaca, alasan tersebut tidak dapat diterima.

"Semua orang tahu Bogor Kota Hujan, jadi tak bisa jadi alasan. Seharusnya sudah ada perencanaan yang matang terkait hal ini sebelum mengerjakan proyek," katanya.

Menurut Zaenul, Pemkot harus bertindak tegas bila proyek tak selesai tepat pada waktunya.

"Kalau proyek lain telat disanksi, kenapa pedestrian masih dipertanyakan? Yang jelas Komisi C akan mendatangi proyek itu untuk memeriksa spek di lapangan. Jika ada yang beda, kami akan panggil konsultan pengawasnya,"tegasnya.