Bogor > Laporan Utama

20 Maret, Angkot Bogor Berencana Mogok Massal

Jumat, 17 Maret 2017 10:08 WIB
Editor : Ivan | Sumber : DBS

Angkot Bogor mogok massal.
Angkot Bogor mogok massal.
Foto : istimewa

Share this





Ancaman mogok massal ini merupakan bentuk keresahan para sopir terhadap operasional transportasi online di wilayah Bogor.

BOGOR – Masalah angkutan kota (angkot) dengan transportasi online tak hanya terjadi di Tangerang dan Bandung. Tapi, Kabupaten Bogor pun demikian. Malah rencananya, sekitar 5.000 unit angkot di wilayah tersebut bakal melakukan aksi mogok pada 20 Maret 2017.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes para sopir angkot terhadap operasional transportasi online yang semakin marak di Kabupaten Bogor.  Sebab dengan makin banyaknya ojek dan taksi online, penghasilan para sopir berkurang.

Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor Muhamad Yusup menjelaskan, pihaknya kecewa terhadap sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang telat merespons adanya keluhan banyak sopir angkot ini. Sehingga, banyak angkutan online yang beroperasi tanpa adanya pengendalian khusus dari pemerintah daerah (pemda).

Akibatnya, lanjut Yusup, muncul gejolak di tingkat bawah yang mendesak pihaknya melakukan aksi mogok massal pada 20 Maret. Keinginan itu sulit dibendung, apalagi dengan kondisi makin berkurangnya penghasilan.

“Kami sudah rapat dengan pengurus jalur. Februari lalu kami sudah membicarakan ini ke Polres Bogor dan DLLAJ. Harapannya ini bisa ditindaklanjuti dalam forum Bakorlantas. Tapi sampai sekarang tidak ada respons,” kata Yusup seperti dikutip dari Okezone.com, Jumat (17/3/2017).

Informasi yang dihimpun, ada sekitar 42 trayek yang ada di Kabupaten Bogor. Jumlahnya yang tercatat mencapai 5.000 unit, ini terdiri dari seluruh pelosok di 40 kecamatan.

“Jumlahnya bisa sampai 5.000-an. Pemerintah tidak bisa menyalahkan kami dengan aksi mogok nanti. Karena jalur prosedur yang benar pun sudah kami lakukan,” tegas dia.